<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>The Afan's Blog World</title>
	<atom:link href="http://afansepti.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://afansepti.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Thu, 14 May 2009 13:44:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='afansepti.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>The Afan's Blog World</title>
		<link>http://afansepti.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://afansepti.wordpress.com/osd.xml" title="The Afan&#039;s Blog World" />
	<atom:link rel='hub' href='http://afansepti.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Sejarah Komputer</title>
		<link>http://afansepti.wordpress.com/2009/05/14/sejarah-komputer/</link>
		<comments>http://afansepti.wordpress.com/2009/05/14/sejarah-komputer/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 14 May 2009 13:44:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>afansepti</dc:creator>
				<category><![CDATA[IT Knowledge]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://afansepti.wordpress.com/?p=44</guid>
		<description><![CDATA[Generasi Pertama Dengan terjadinya Perang Dunia Kedua, negara-negara yang terlibat dalam perang tersebut berusaha mengembangkan komputer untuk mengeksploit potensi strategis yang dimiliki komputer. Hal ini meningkatkan pendanaan pengembangan komputer serta mempercepat kemajuan teknik komputer. Pada tahun 1941, Konrad Zuse, seorang insinyur Jerman membangun sebuah komputer, Z3, untuk mendesain pesawat terbang dan peluru kendali. Pihak sekutu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=afansepti.wordpress.com&amp;blog=6778703&amp;post=44&amp;subd=afansepti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Generasi Pertama </strong></p>
<p>Dengan terjadinya Perang Dunia Kedua, negara-negara yang terlibat dalam perang tersebut berusaha mengembangkan komputer untuk mengeksploit potensi strategis yang dimiliki komputer. Hal ini meningkatkan pendanaan pengembangan komputer serta mempercepat kemajuan teknik komputer. Pada tahun 1941, Konrad Zuse, seorang insinyur Jerman membangun sebuah komputer, Z3, untuk mendesain pesawat terbang dan peluru kendali.</p>
<p>Pihak sekutu juga membuat kemajuan lain dalam pengembangan kekuatan komputer. Tahun 1943, pihak Inggris menyelesaikan komputer pemecah kode rahasia yang dinamakan Colossus untuk memecahkan kode-rahasia yang digunakan Jerman. Dampak pembuatan Colossus tidak terlalu mempengaruhi perkembangan industri komputer dikarenakan dua alasan. Pertama, colossus bukan merupakan komputer serbaguna (general-purpose computer), ia hanya didesain untuk memecahkan kode rahasia. Kedua, keberadaan mesin ini dijaga kerahasiaannya hingga satu dekade setelah perang berakhir.<span id="more-44"></span></p>
<p>Usaha yang dilakukan oleh pihak Amerika pada saat itu menghasilkan suatu kemajuan lain. Howard H. Aiken (1900-1973), seorang insinyur Harvard yang bekerja dengan IBM, berhasil memproduksi kalkulator elektronik untuk US Navy. Kalkulator tersebut berukuran panjang setengah lapangan bola kaki dan memiliki rentang kabel sepanjang 500 mil. The Harvd-IBM Automatic Sequence Controlled Calculator, atau Mark I, merupakan komputer relai elektronik. Ia menggunakan sinyal elektromagnetik untuk menggerakkan komponen mekanik. Mesin tersebut beropreasi dengan lambat (ia membutuhkan 3-5 detik untuk setiap perhitungan) dan tidak fleksibel (urutan kalkulasi tidak dapat diubah). Kalkulator tersebut dapat melakukan perhitungan aritmatik dasar dan persamaan yang lebih kompleks.</p>
<p>Perkembangan komputer lain pada masa kini adalah Electronic Numerical Integrator and Computer (ENIAC), yang dibuat oleh kerjasama antara pemerintah Amerika Serikat dan University of Pennsylvania . Terdiri dari 18.000 tabung vakum, 70.000 resistor, dan 5 juta titik solder, komputer tersebut merupakan mesin yang sangat besar yang mengkonsumsi daya sebesar 160kW.</p>
<p>Komputer ini dirancang oleh John Presper Eckert (1919-1995) dn John W. Mauchly (1907-1980), ENIAC merupakan komputer serbaguna (general purpose computer) yang bekerja 1000 kali lebih cepat dibandingkan Mark I.</p>
<p>Pada pertengahan 1940-an, John von Neumann (1903-1957) bergabung dengan tim University of Pennsylvania dalam usha membangun konsep desin komputer yang hingga 40 tahun mendatang masih dipakai dalam teknik komputer. Von Neumann mendesain Electronic Discrete Variable Automatic Computer(EDVAC) pada tahun 1945 dengan sebuh memori untuk menampung baik program ataupun data. Teknik ini memungkinkan komputer untuk berhenti pada suatu saat dan kemudian melanjutkan pekerjaannya kembali. Kunci utama arsitektur von Neumann adalah unit pemrosesan sentral (CPU), yang memungkinkan seluruh fungsi komputer untuk dikoordinasikan melalui satu sumber tunggal. Tahun 1951, UNIVAC I (Universal Automatic Computer I) yang dibuat oleh Remington Rand, menjadi komputer komersial pertama yang memanfaatkan model arsitektur von Neumann tersebut.</p>
<p>Baik Badan Sensus Amerika Serikat dan General Electric memiliki UNIVAC. Salah satu hasil mengesankan yang dicapai oleh UNIVAC dalah keberhasilannya dalam memprediksi kemenangan Dwilight D. Eisenhower dalam pemilihan presiden tahun 1952.</p>
<p>Komputer Generasi pertama dikarakteristik dengan fakta bahwa instruksi operasi dibuat secara spesifik untuk suatu tugas tertentu. Setiap komputer memiliki program kode-biner yang berbeda yang disebut “bahasa mesin” (machine language). Hal ini menyebabkan komputer sulit untuk diprogram dan membatasi kecepatannya. Ciri lain komputer generasi pertama adalah penggunaan tube vakum (yang membuat komputer pada masa tersebut berukuran sangat besar) dn silinder magnetik untuk penyimpanan data.</p>
<p><strong>Generasi Kedua </strong></p>
<p>Pada tahun 1948, penemuan transistor sangat mempengaruhi perkembangan komputer. Transistor menggantikan tube vakum di televisi, radio, dan komputer. Akibatnya, ukuran mesin-mesin elektrik berkurang drastis.</p>
<p>Transistor mulai digunakan di dalam komputer mulai pada tahun 1956. Penemuan lain yang berupa pengembangan memori inti-magnetik membantu pengembangan komputer generasi kedua yang lebih kecil, lebih cepat, lebih dapat diandalkan, dan lebih hemat energi dibanding para pendahulunya. Mesin pertama yang memanfaatkan teknologi baru ini adalah superkomputer. IBM membuat superkomputer bernama Stretch, dan Sprery-Rand membuat komputer bernama LARC. Komputerkomputer ini, yang dikembangkan untuk laboratorium energi atom, dapat menangani sejumlah besar data, sebuah kemampuan yang sangat dibutuhkan oleh peneliti atom. Mesin tersebut sangat mahal dan cenderung terlalu kompleks untuk kebutuhan komputasi bisnis, sehingga membatasi kepopulerannya. Hanya ada dua LARC yang pernah dipasang dan digunakan: satu di Lawrence Radiation Labs di Livermore, California, dan yang lainnya di US Navy Research and Development Center di Washington D.C. Komputer generasi kedua menggantikan bahasa mesin dengan bahasa assembly. Bahasa assembly adalah bahasa yang menggunakan singkatan-singakatan untuk menggantikan kode biner.</p>
<p>Pada awal 1960-an, mulai bermunculan komputer generasi kedua yang sukses di bidang bisnis, di universitas, dan di pemerintahan. Komputer-komputer generasi kedua ini merupakan komputer yang sepenuhnya menggunakan transistor. Mereka juga memiliki komponen-komponen yang dapat diasosiasikan dengan komputer pada saat ini: printer, penyimpanan dalam disket, memory, sistem operasi, dan program.</p>
<p>Salah satu contoh penting komputer pada masa ini adalah IBM 1401 yang diterima secara luas di kalangan industri. Pada tahun 1965, hampir seluruh bisnis-bisnis besar menggunakan komputer generasi kedua untuk memproses informasi keuangan.</p>
<p>Program yang tersimpan di dalam komputer dan bahasa pemrograman yang ada di dalamnya memberikan fleksibilitas kepada komputer. Fleksibilitas ini meningkatkan kinerja dengan harga yang pantas bagi penggunaan bisnis. Dengan konsep ini, komputer dapat mencetak faktur pembelian konsumen dan kemudian menjalankan desain produk atau menghitung daftar gaji. Beberapa bahasa pemrograman mulai bermunculan pada saat itu. Bahasa pemrograman Common Business-Oriented Language (COBOL) dan Formula Translator (FORTRAN) mulai umum digunakan. Bahasa pemrograman ini menggantikan kode mesin yang rumit dengan kata-kata, kalimat, dan formula matematika yang lebih mudah dipahami oleh manusia. Hal ini memudahkan seseorang untuk memprogram dan mengatur komputer. Berbagai macam karir baru bermunculan (programmer, analyst, dan ahli sistem komputer). Industri piranti lunak juga mulai bermunculan dan berkembang pada masa komputer generasi kedua ini.</p>
<p><strong>Generasi Ketiga </strong></p>
<p>Walaupun transistor dalam banyak hal mengungguli tube vakum, namun transistor menghasilkan panas yang cukup besar, yang dapat berpotensi merusak bagian-bagian internal komputer. Batu kuarsa (quartz rock) menghilangkan masalah ini. Jack Kilby, seorang insinyur di Texas Instrument, mengembangkan sirkuit terintegrasi (IC : integrated circuit) di tahun 1958. IC mengkombinasikan tiga komponen elektronik dalam sebuah piringan silikon kecil yang terbuat dari pasir kuarsa. Pada ilmuwan kemudian berhasil memasukkan lebih banyak komponen-komponen ke dalam suatu chip tunggal yang disebut semikonduktor. Hasilnya, komputer menjadi semakin kecil karena komponenkomponen dapat dipadatkan dalam chip. Kemajuan komputer generasi ketiga lainnya adalah penggunaan sistem operasi (operating system) yang memungkinkan mesin untuk menjalankan berbagai program yang berbeda secara serentak dengan sebuah program utama yang memonitor dan mengkoordinasi memori komputer.</p>
<p><strong>Generasi Keempat </strong></p>
<p>Setelah IC, tujuan pengembangan menjadi lebih jelas: mengecilkan ukuran sirkuit dan komponenkomponen elektrik. Large Scale Integration (LSI) dapat memuat ratusan komponen dalam sebuah chip. Pada tahun 1980-an, Very Large Scale Integration (VLSI) memuat ribuan komponen dalam sebuah chip tunggal.</p>
<p>Ultra-Large Scale Integration (ULSI) meningkatkan jumlah tersebut menjadi jutaan. Kemampuan untuk memasang sedemikian banyak komponen dalam suatu keping yang berukurang setengah keping uang logam mendorong turunnya harga dan ukuran komputer. Hal tersebut juga meningkatkan daya kerja, efisiensi dan keterandalan komputer. Chip Intel 4004 yang dibuat pada tahun 1971 membawa kemajuan pada IC dengan meletakkan seluruh komponen dari sebuah komputer (central processing unit, memori, dan kendali input/output) dalam sebuah chip yang sangat kecil. Sebelumnya, IC dibuat untuk mengerjakan suatu tugas tertentu yang spesifik. Sekarang, sebuah mikroprosesor dapat diproduksi dan kemudian diprogram untuk memenuhi seluruh kebutuhan yang diinginkan. Tidak lama kemudian, setiap perangkat rumah tangga seperti microwave oven, televisi, dn mobil dengan electronic fuel injection dilengkapi dengan mikroprosesor.</p>
<p>Perkembangan yang demikian memungkinkan orang-orang biasa untuk menggunakan komputer biasa. Komputer tidak lagi menjadi dominasi perusahaan-perusahaan besar atau lembaga pemerintah. Pada pertengahan tahun 1970-an, perakit komputer menawarkan produk komputer mereka ke masyarakat umum. Komputer-komputer ini, yang disebut minikomputer, dijual dengan paket piranti lunak yang mudah digunakan oleh kalangan awam. Piranti lunak yang paling populer pada saat itu adalah program word processing dan spreadsheet. Pada awal 1980-an, video game seperti Atari 2600 menarik perhatian konsumen pada komputer rumahan yang lebih canggih dan dapat diprogram.</p>
<p>Pada tahun 1981, IBM memperkenalkan penggunaan Personal Computer (PC) untuk penggunaan di rumah, kantor, dan sekolah. Jumlah PC yang digunakan melonjak dari 2 juta unit di tahun 1981 menjadi 5,5 juta unit di tahun 1982. Sepuluh tahun kemudian, 65 juta PC digunakan. Komputer melanjutkan evolusinya menuju ukuran yang lebih kecil, dari komputer yang berada di atas meja (desktop computer) menjadi komputer yang dapat dimasukkan ke dalam tas (laptop), atau bahkan komputer yang dapat digenggam (palmtop).</p>
<p>IBM PC bersaing dengan Apple Macintosh dalam memperebutkan pasar komputer. Apple Macintosh menjadi terkenal karena mempopulerkan sistem grafis pada komputernya, sementara saingannya masih menggunakan komputer yang berbasis teks. Macintosh juga mempopulerkan penggunaan piranti mouse.</p>
<p>Pada masa sekarang, kita mengenal perjalanan IBM compatible dengan pemakaian CPU: IBM PC/486, Pentium, Pentium II, Pentium III, Pentium IV (Serial dari CPU buatan Intel). Juga kita kenal AMD k6, Athlon, dsb. Ini semua masuk dalam golongan komputer generasi keempat.</p>
<p>Seiring dengan menjamurnya penggunaan komputer di tempat kerja, cara-cara baru untuk menggali potensial terus dikembangkan. Seiring dengan bertambah kuatnya suatu komputer kecil, komputerkomputer tersebut dapat dihubungkan secara bersamaan dalam suatu jaringan untuk saling berbagi memori, piranti lunak, informasi, dan juga untuk dapat saling berkomunikasi satu dengan yang lainnya. Komputer jaringan memungkinkan komputer tunggal untuk membentuk kerjasama elektronik untuk menyelesaikan suatu proses tugas. Dengan menggunakan perkabelan langsung (disebut juga local area network, LAN), atau kabel telepon, jaringan ini dapat berkembang menjadi sangat besar.</p>
<p><strong>Generasi Kelima </strong></p>
<p>Mendefinisikan komputer generasi kelima menjadi cukup sulit karena tahap ini masih sangat muda. Contoh imajinatif komputer generasi kelima adalah komputer fiksi HAL9000 dari novel karya Arthur C. Clarke berjudul 2001:Space Odyssey. HAL menampilkan seluruh fungsi yang diinginkan dari sebuah komputer generasi kelima. Dengan kecerdasan buatan (artificial intelligence), HAL dapat cukup memiliki nalar untuk melakukan percapakan dengan manusia, menggunakan masukan visual, dan belajar dari pengalamannya sendiri.</p>
<p>Walaupun mungkin realisasi HAL9000 masih jauh dari kenyataan, banyak fungsi-fungsi yang dimilikinya sudah terwujud. Beberapa komputer dapat menerima instruksi secara lisan dan mampu meniru nalar manusia. Kemampuan untuk menterjemahkan bahasa asing juga menjadi mungkin. Fasilitas ini tampak sederhana. Namun fasilitas tersebut menjadi jauh lebih rumit dari yang diduga ketika programmer menyadari bahwa pengertia manusia sangat bergantung pada konteks dan pengertian ketimbang sekedar menterjemahkan kata-kata secara langsung.</p>
<p>Banyak kemajuan di bidang desain komputer dan teknologi semkain memungkinkan pembuatan komputer generasi kelima. Dua kemajuan rekayasa yang terutama adalah kemampuan pemrosesan paralel, yang akan menggantikan model non Neumann. Model non Neumann akan digantikan dengan sistem yang mampu mengkoordinasikan banyak CPU untuk bekerja secara serempak. Kemajuan lain adalah teknologi superkonduktor yang memungkinkan aliran elektrik tanpa ada hambatan apapun, yang nantinya dapat mempercepat kecepatan informasi.</p>
<p>Jepang adalah negara yang terkenal dalam sosialisasi jargon dan proyek komputer generasi kelima. Lembaga ICOT (Institute for new Computer Technology) juga dibentuk untuk merealisasikannya. Banyak kabar yang menyatakan bahwa proyek ini telah gagal, namun beberapa informasi lain bahwa keberhasilan proyek komputer generasi kelima ini akan membawa perubahan baru paradigma komputerisasi di dunia. Kita tunggu informasi mana yang lebih valid dan membuahkan hasil.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/afansepti.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/afansepti.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/afansepti.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/afansepti.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/afansepti.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/afansepti.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/afansepti.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/afansepti.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/afansepti.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/afansepti.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/afansepti.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/afansepti.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/afansepti.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/afansepti.wordpress.com/44/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=afansepti.wordpress.com&amp;blog=6778703&amp;post=44&amp;subd=afansepti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://afansepti.wordpress.com/2009/05/14/sejarah-komputer/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/67552144da74d0042a5b60307209705e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">afansepti</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>12 Jenis Blogger</title>
		<link>http://afansepti.wordpress.com/2009/05/14/12-jenis-blogger/</link>
		<comments>http://afansepti.wordpress.com/2009/05/14/12-jenis-blogger/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 14 May 2009 13:31:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>afansepti</dc:creator>
				<category><![CDATA[Wordpress]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://afansepti.wordpress.com/?p=40</guid>
		<description><![CDATA[SEPERTI halnya ada banyak karakter manusia di bawah jagat atmosfer, demikian pula halnya dengan Blogger di ranah blogosfer. Dengan semangat &#8220;sebagai Blogger kita pun harus berani menertawakan diri sendiri&#8221;, saya mencoba mengidentifikasi dan mengklasifikasikan 12 jenis makhluk yang dinamakan Blogger. Setiap Blogger bisa saja memiliki salah satu karakter ini atau memiliki dua atau tiga kombinasi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=afansepti.wordpress.com&amp;blog=6778703&amp;post=40&amp;subd=afansepti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>SEPERTI halnya ada banyak karakter manusia di bawah jagat atmosfer, demikian pula halnya dengan Blogger di ranah <em>blogosfer</em>. Dengan semangat &#8220;sebagai Blogger kita pun harus berani menertawakan diri sendiri&#8221;, saya mencoba mengidentifikasi dan mengklasifikasikan 12 jenis makhluk yang dinamakan Blogger. Setiap Blogger bisa saja memiliki salah satu karakter ini atau memiliki dua atau tiga kombinasi di antaranya.</p>
<ul>
<li><strong>Blogger Selebritas</strong>:      Ini adalah jenis Blogger yang sangat terpesona dengan popularitas. Ia      menginginkan semua orang mendukung, memuji dan memujanya. Jelas ia tak mau      ada orang yang mau mengutak-atik singgasananya. Ia tak begitu peduli pada      kualitas posting, tapi yang penting eksistensinya tetap ada dan dirasakan.</li>
<li><strong>Blogger Hiperaktif: </strong>Inilah      Blogger yang memiliki stamina yang prima. Ia sanggup mengirim puluhan      posting setiap hari — tak peduli posting tematik atau sekadar rangkuman      quick links — untuk sekian buah Blog yang dimilikinya. Sepertinya waktu 24      jam sehari dan tujuh hari seminggu belum cukup baginya.<span id="more-40"></span></li>
<li><strong>Blogger Peneliti: </strong>Blogger      yang satu ini memiliki dedikasi yang tinggi pada dunia penelitian dan      pengetahuan. Ia rajin memposting pengetahuan, data dan fakta yang berguna      di blognya. Setiap postingnya diperkuat dengan link-link yang tepat dan      akurat.</li>
<li><strong>Blogger Pendidik: </strong>Inilah      Blogger yang lebih memposisikan diri sebagai pendidik atau guru. Ia sering      memposting isu-isu dengan sudut pandang edukatif dan didaktif. Tidak      begitu banyak frekuensi postingnya, tapi selalu menarik dan bermanfaat      begitu ia memperbarui blognya.</li>
<li><strong>Blogger Pesolek: </strong>Blogger      yang satu ini gemar bersolek — dalam arti sering mempercantik tampilan      desain Blognya. Ia sangat memperhatikan kualitas logotype, tipografi dan      sensasi grafis Blognya. Blog itu indah, begitu mungkin prinsipnya, jadi      kenapa harus dibuat gundah?</li>
<li><strong>Blogger Gaul: </strong>Namanya      Blogger gaul, Blogger yang satu ini memang gemar bergaul. Ia rajin      menyambangi Blog-blog lain — apakah Blog yang sudah lama ataupun baru —      memberikan komentar atau tanggapan. Kompensasinya, Blogger yang sudah      dikunjunginya itu akan balik bersilaturahmi ke Blog dia. Semacam arisan      juga, kan?</li>
<li><strong>Blogger Narsis: </strong>Inilah      Blogger yang sangat individual-sentris. Tak peduli apa yang sedang terjadi      di dunia, yang jelas, ia hanya sibuk dengan posting tentang dirinya      sendiri: berisi agendanya sehari-hari hingga sepekan mendatang. Sering      memajang foto sendiri ataupun barang-barang pribadi lainnya. Jadi kalau      ingin berkenalan dengannya, Anda tak perlu ketemu, cukup baca Blognya —      dijamin akan mengenalnya dari A-Z!</li>
<li><strong>Blogger Entrepreneur: </strong>Jiwa      bisnis Blogger jenis ini luar biasa. Ia pintar memilih tema untuk sejumlah      Blognya, dan menempatkan sejumlah banner iklan dari penyedia online      advertising kelas dunia di Blognya. Jelas dia sangat akrab dengan istilah      AdSense, Chitika, AdBrite, BlogAds, Amazon, dan lain sebagainya. Akumulasi      klik dari pengunjung pada banner atau link advertorial ini jelas akan      membuat dompetnya jadi tebal.</li>
<li><strong>Blogger Profesional: </strong>Ini      memang Blog sudah menjadi pekerjaannya sehari-hari. Full-time. Artinya, ia      tidak hanya memiliki jiwa <span style="text-decoration:line-through;">enterpreuner</span> entrepreneur, tetapi juga      mampu melakukannya dengan sangat profesional, memodalin dan mengelolanya      dengan baik. Ia juga memiliki kemampuan manajerial dan penataan keuangan      yang baik.</li>
<li><strong>Blogger Amatir: </strong>Inilah      Blogger yang setengah hati. Sekali waktu, ia rajin mengirim posting,      kemudian menghilang satu-dua bulan, kemudian ia menggebrak lagi dengan      posting-postingnya. Boleh jadi ia sudah lupa dengan username dan password      admin Blognya, atau lupa URL Blognya sendiri.</li>
<li><strong>Blogger Introvert: </strong>Inilah      Blogger yang &#8220;tidak niat&#8221;. Ia menutup ruang komentar untuk      setiap postingnya, tak mengungkapkan sama sekali jati-dirinya. Meskipun      begitu, ia rajin posting. Boleh jadi waktu mau buka Internet dia lirik      kanan-kiri dulu agar tidak ketahuan orang. Tapi masih syukur ia hanya      menutup ruang komentar di Blognya, dan bukan menutup Blognya!</li>
</ul>
<p><strong>Blogger Filosof: </strong>Ini memang filosof abis. Hampir semua postingnya berisi pemikiran-pemikiran filosofis. Apapun isu atau topik yang sedang, bisa ia lihat dari kacamata filsafat. Meski harus mengernyitkan alis untuk membacanya, tapi sesungguhnya posting-postingnya sangat mendalam, menikam dan mencekam</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/afansepti.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/afansepti.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/afansepti.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/afansepti.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/afansepti.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/afansepti.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/afansepti.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/afansepti.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/afansepti.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/afansepti.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/afansepti.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/afansepti.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/afansepti.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/afansepti.wordpress.com/40/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=afansepti.wordpress.com&amp;blog=6778703&amp;post=40&amp;subd=afansepti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://afansepti.wordpress.com/2009/05/14/12-jenis-blogger/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/67552144da74d0042a5b60307209705e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">afansepti</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mengenal WordPress: Apa itu WordPress?</title>
		<link>http://afansepti.wordpress.com/2009/05/14/mengenal-wordpress-apa-itu-wordpress/</link>
		<comments>http://afansepti.wordpress.com/2009/05/14/mengenal-wordpress-apa-itu-wordpress/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 14 May 2009 13:25:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>afansepti</dc:creator>
				<category><![CDATA[Wordpress]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://afansepti.wordpress.com/?p=35</guid>
		<description><![CDATA[WordPress adalah salah satu aplikasi atau script berbasis web yang dapat anda gunakan untuk membangun sebuah website atau blog. WordPress digunakan oleh sebagian besar pengguna web karena instalasinya yang sangat mudah bahkan untuk yang masih pemula sekalipun. Ryan Boren dan Matt Mullenweg adalah tokoh di balik WordPress. Mereka telah memimpin proyek ini sejak tahun 2004 [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=afansepti.wordpress.com&amp;blog=6778703&amp;post=35&amp;subd=afansepti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>WordPress adalah salah satu aplikasi atau <em>script</em> berbasis web yang dapat anda gunakan untuk membangun sebuah website atau blog. WordPress digunakan oleh sebagian besar pengguna web karena instalasinya yang sangat mudah bahkan untuk yang masih pemula sekalipun.</p>
<p><strong>Ryan Boren</strong> dan <strong>Matt Mullenweg</strong> adalah tokoh di balik WordPress. Mereka telah memimpin proyek ini sejak tahun 2004 yang pada waktu itu masih bernama <strong>B2 / Cafelog</strong>. Kemudian menggunakan nama <strong>WordPress </strong>hingga sekarang.<span id="more-35"></span></p>
<p>Kebanyakan pakar internet marketing sangat menganjurkan untuk menggunakan aplikasi <strong>WordPress</strong> ini sebagai basis web, karena kehebatan WordPress dalam bertarung di <em><strong>Search Engine</strong></em> (mesin pencari) sudah terbukti dan tidak diragukan lagi.</p>
<p>Hal lain yang membuat <strong>WordPress</strong> ini sangat diminati adalah karena <strong>WordPress</strong> ini <span style="text-decoration:underline;">gratis</span>. Setiap orang dapat menginstall aplikasi <strong>WordPress</strong> ini dengan mudah tanpa harus mengeluarkan uang. Disamping itu support sistemnya sangat bagus. Setiap keluhan pengguna ditanggapi dengan cepat dan akurat.</p>
<p>Nampaknya Team supportnya sangat serius untuk terus menerus menyempurnakan <strong>WordPress</strong> baik dari sisi tampilan yang cantik, kecanggihan system operasinya dan kemudahan untuk para penggunanya.  Saat ini WordPress telah mengeluarkan versi terbarunya yaitu <strong>WordPress 2.7.1.</strong><strong><br />
</strong><br />
<strong>WordPress</strong> dapat digunakan untuk berbagai keperluan mulai dari blog sederhana sampai website professional.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/afansepti.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/afansepti.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/afansepti.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/afansepti.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/afansepti.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/afansepti.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/afansepti.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/afansepti.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/afansepti.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/afansepti.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/afansepti.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/afansepti.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/afansepti.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/afansepti.wordpress.com/35/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=afansepti.wordpress.com&amp;blog=6778703&amp;post=35&amp;subd=afansepti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://afansepti.wordpress.com/2009/05/14/mengenal-wordpress-apa-itu-wordpress/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/67552144da74d0042a5b60307209705e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">afansepti</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mobile Blogger (Blog dalam Handphone)</title>
		<link>http://afansepti.wordpress.com/2009/05/14/mobile-blogger-blog-dalam-handphone/</link>
		<comments>http://afansepti.wordpress.com/2009/05/14/mobile-blogger-blog-dalam-handphone/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 14 May 2009 13:22:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>afansepti</dc:creator>
				<category><![CDATA[Wordpress]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://afansepti.wordpress.com/?p=33</guid>
		<description><![CDATA[Demam Blog, online diary yang bisa dibagi kepada publik di jagat Internet, memang mulai merambah ke pengguna teknologi bergerak. Istilahnya, mobile Blogger. Jadi untuk mengirimkan foto, gambar dan komentar, kini para Blogger tidak harus terpaku di komputer pribadi atau laptop saja, tapi bisa lewat telepon genggam. Mobilitas tidak lagi menjadi halangan. Hanya dengan mendaftarkan diri [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=afansepti.wordpress.com&amp;blog=6778703&amp;post=33&amp;subd=afansepti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Demam Blog, online diary yang bisa dibagi kepada publik di jagat Internet, memang mulai merambah ke pengguna teknologi bergerak. Istilahnya, mobile Blogger. Jadi untuk mengirimkan foto, gambar dan komentar, kini para Blogger tidak harus terpaku di komputer pribadi atau laptop saja, tapi bisa lewat telepon genggam. Mobilitas tidak lagi menjadi halangan. Hanya dengan mendaftarkan diri menjadi peserta di situs macam FoneBlog, Buzznet, Manywhere, MoBlogger, ataupun WapBlog, Anda sudah bisa mengirimkan momen-momen istimewa Anda untuk dipajang di galeri khusus dan dibagi kepada keluarga, komunitas alumni, atau publik secara terbuka.<span id="more-33"></span></p>
<p>Semua itu makin dipermudah karena saat ini sudah ada peranti lunak khusus di ponsel yang dapat mendukung para Blogger bergerak agar tetap online dan terhubung dengan Web. Diary multimedia bergerak semacam ini segera meramaikan jagat Blog. Produsen ponsel terbesar di dunia saat ini, Nokia, sudah meluncurkan peranti lunak tersebut beberapa waktu lalu. Dengan menggunakan peranti LifeBlog, ponsel secara otomatis akan mengatur seluruh pesan, foto, video, klip suara, serta mengirim teks, e-mail, dan pesan multimedia. Peranti lunak ini menyusun informasi dalam sebuah urutan waktu (timeline) dan memungkinkan orang menambah koleksi tersebut dengan materi-materi digital terbaru untuk dipublikasikan ke dalam web sehingga dapat membuat Blog pribadi sendiri.</p>
<p>Christian Lindholm, orang di balik proyek LifeBlog Nokia ini, mengatakan, ponsel saat ini akan menjadi sebuah perekam kehidupan (life recorder) dan Nokia tengah berusaha keras untuk menjamin agar orang dapat melakukan segala hal pada telepon genggamnya itu. Lindholm mengakui, LifeBlog merupakan bagian dari pertumbuhan pasar personal content manager dan akan bersaing dengan iLife Apple dan produk lain macam Picasa. “Saya ingin lifeBlogging segera menjadi sebuah kata kerja,” katanya. Peranti lunak LifeBlog ini bekerja pada PC. Ketika ponsel terhubung dengan mesin, semua foto, teks dan pesan multimedia akan ditarik dan disimpan ke dalam handset. Kemudian ponsel akan mengaturnya berdasarkan informasi yang disusun secara kronologis dan membubuhinya dengan catatan waktu dan tempat momen diambil. Usun Pringgodigdo, Manajer Pengembangan Bisnis Nokia Mobile Phone Indonesia mengungkapkan, untuk sementara peranti lunak ini tidak bisa dipakai pada ponsel selain seri 60 karena ponsel ini menggunakan peranti lunak connectivity layer yang tak dimiliki oleh seri ponsel terdahulu. Selain untuk komunitas publik terbuka–seperti yang lazim dikenal selama ini–fasilitas Blog sebetulnya juga bisa digunakan untuk kepentingan bisnis dan komunitas terbatas lainnya. Blog khusus perusahaan, misalnya, akan sangat berguna bagi para karyawannya dalam memantau perkembangan terkini sebuah proyek yang sedang dilaksanakan. “LifeBlog sesungguhnya bukan Blogging tool, tapi logging tool yang akan membantu penggemar Blog untuk mem-posting materinya ke web via ponsel,” ujar Usun. “Jadi untuk saat ini, mobile Blogging baru berlaku untuk pengiriman, sementara untuk menikmatinya masih harus menggunakan terminal seperti PC.” Ke depan, menurut dia, kios Blog akan dapat dinikmati di ponsel. “Inilah dunia para mobile Blogger sejati,” kata Usun. Diary dan galeri multimedia yang dikirim para mobile Blogger, pada saat yang sama, juga akan dapat dinikmati di ponsel masing-masing, mulai dari foto-foto kelahiran bayi, pesta pernikahan, perayaan wisuda hingga obyek-obyek wisata yang sedang dikunjungi. Semuanya, termasuk konser Avril Lavigne tempo hari. Spontanitas Jurnalisme Baru Diari online itu bernama Blog, singkatan dari web log. Orangnya disebut Blogger. Blog mungkin perpaduan semacam e-mail, situs pribadi, catatan harian (diary), dan message board. Tapi dari segi metode, Blogging lebih merujuk kepada tool atau cara alternatif memperbarui data di Web. Artinya, dari sisi teknologi, tak ada yang baru dari fenomena Blog, kecuali sekadar metode yang praktis meng-upload data ke Web. Rebecca Blood, penulis buku The WeBlog Handbook: Practical Advice on Creating menggambarkan Blog sebagai “perbincangan di warung kopi dalam bentuk teks, dengan referensi sebagai keharusan.” Diperkenalkan sejak 1997, blog atau weblog adalah spesies baru yang tumbuh cepat di alam maya. Pada dasarnya ada dua kategori Blog, yakni Blog berdasarkan catatan sehari-hari seperti diari, dan Blog yang berdasar suatu topik tertentu. Untuk jenis terakhir ini biasanya dijadikan alat tukar pikiran antarsesama Blogger. Jangkauan tema yang dibicarakan Blog memang beragam, seperti halnya tema-tema yang biasa kita tulis di milis. Memadukan komputer dan kebiasaan menulis buku harian, penampilan sebuah blog diperbaharui secara rutin, bahkan ada yang memperbaruinya dalam hitungan jam, ditampilkan secara kronologis dan siap diakses serta dikomentari siapa saja, kapan saja. Memiliki Blog seperti memiliki situs sendiri dengan kendali berita di tangan Anda. Tak ada sensor. “Satu hal yang menyenangkan dari sebuah weblog adalah seperti mempunyai halaman editorial sendiri,” ujar Deborah Branscum, seorang Blogger. “Kau dapat menulis apa pun yang kau inginkan dan orang yang mempunyai minat yang sama akan meresponnya.” Bahkan Dan Gillmor, kolumnis teknologi di San Jose Mercury News, menganggap Blog merupakan suatu jenis jurnalisme baru. “Hubungan antara jurnalis dan pembaca mengabur,” ungkapnya. Selain itu, laporan para pengguna Blogger akan memiliki bias masing-masing. Blog akan Mengubah Bisnis? Popularitas Blogger semakin menanjak ketika tahun 2003 lalu perusahaan mesin pencari, Google, membeli Blogger, perusahaan penyedia peranti lunak yang mendukung jutaan situs Blog di seluruh dunia. Layanan situs ini gratis dan hanya US $35 per tahun untuk pilihan Blogger Pro, yang menawarkan fitur lebih untuk Blogger komersial. Perkembangan blog memang sangat cepat. Menurut catatan Business Week edisi 2 Mei 2005, peminat Blog yang terdaftar hingga saat ini lebih dari 9 juta orang dengan 40 ribu posting setiap harinya. Bahkan Business Week memutuskan untuk membuat situs Blog sendiri untuk para pembacanya, Blogspotting.net. “Salah satu pertimbangannya, Blog akan bahkan akan mengubah binis Anda,” ujar Business Week. Tapi, keindahan blog tidak hanya terletak pada keragaman ekspresi pemiliknya. Kekuatan lain yang lebih dahsyat justru terletak pada kemampuannya membangun komunitas. Para pemilik blog umumnya tergabung dalam kerumunan positif sesuai minat dan orientasi. Satu blogger biasanya akan membuat link kepada blog milik orang lain, membentuk sebuah jaring-jaring gagasan dan pengetahuan yang kaya. Orang-orang dengan minat dan perhatian yang sama bisa membentuk komunitas kecil, menulis, mengumpulkan bahan di internet dan memperdebatkannya. Tanpa disadari bahkan oleh pemiliknya, kios Blog akan menjadi pusat dokumentasi digital abadi yang makin lama makin tinggi nilainya. Selain itu, kemajuan teknologi bergerak kini membuat para Blogger tetap bisa berkiprah meskipun sedang dalam mobilitas tinggi, jadi tidak sekadar blogging saat berada di depan komputer saja. Mereka kini bisa mengirimkan foto, gambar dan komentarnya hanya dengan menekan tombol-tombol di telepon genggamnya.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/afansepti.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/afansepti.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/afansepti.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/afansepti.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/afansepti.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/afansepti.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/afansepti.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/afansepti.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/afansepti.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/afansepti.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/afansepti.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/afansepti.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/afansepti.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/afansepti.wordpress.com/33/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=afansepti.wordpress.com&amp;blog=6778703&amp;post=33&amp;subd=afansepti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://afansepti.wordpress.com/2009/05/14/mobile-blogger-blog-dalam-handphone/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/67552144da74d0042a5b60307209705e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">afansepti</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Syekh Siti Jenar</title>
		<link>http://afansepti.wordpress.com/2009/04/26/syekh-siti-jenar/</link>
		<comments>http://afansepti.wordpress.com/2009/04/26/syekh-siti-jenar/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 26 Apr 2009 05:24:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>afansepti</dc:creator>
				<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<category><![CDATA[Serba Serbi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://afansepti.wordpress.com/?p=29</guid>
		<description><![CDATA[Saat Pemerintahan Kerajaan Islam Sultan Bintoro Demak I (1499). Kehadiran Syekh Siti Jenar ternyata menimbulkan kontraversi, apakah benar ada atau hanya tokoh imajiner yang direkayasa untuk suatu kepentingan politik. Tentang ajarannya sendiri, sangat sulit untuk dibuat kesimpulan apa pun, karena belum pernah diketemukan ajaran tertulis yang membuktikan bahwa itu tulisan Syekh Siti Jenar, kecuali menurut [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=afansepti.wordpress.com&amp;blog=6778703&amp;post=29&amp;subd=afansepti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="postentry">Saat Pemerintahan Kerajaan Islam Sultan Bintoro Demak I (1499). Kehadiran Syekh Siti Jenar ternyata menimbulkan kontraversi, apakah benar ada atau hanya tokoh imajiner yang direkayasa untuk suatu kepentingan politik. Tentang ajarannya sendiri, sangat sulit untuk dibuat kesimpulan apa pun, karena belum pernah diketemukan ajaran tertulis yang membuktikan bahwa itu tulisan Syekh Siti Jenar, kecuali menurut para penulis yang identik sebagai penyalin yang berakibat adanya berbagai versi. Tapi suka atau tidak suka, kenyataan yang ada menyimpulkan bahwa Syekh Siti Jenar dengan falsafah atau faham dan ajarannya sangat terkenal di berbagai kalangan Islam khususnya orang Jawa, walau dengan pandangan berbeda-beda.</p>
<p class="postentry">Pandangan Syekh Siti Jenar yang menganggap alam kehidupan manusia di dunia sebagai kematian, sedangkan setelah menemui ajal disebut sebagai kehidupan sejati, yang mana ia adalah manusia dan sekaligus Tuhan, sangat menyimpang dari pendapat Wali Songo, dalil dan hadits, sekaligus yang berpedoman pada hukum Islam yang bersendikan sebagai dasar dan pedoman kerajaan Demak dalam memerintah yang didukung oleh para Wali. Siti Jenar dianggap telah merusakketenteraman dan melanggar peraturan kerajaan, yang menuntun dan membimbing orang secara salah, menimbulkan huru-hara, merusak kelestarian dan keselamatan sesama manusia. Oleh karena itu, atas legitimasi dari Sultan Demak, diutuslah beberapa Wali ke tempat Siti Jenar di suatu daerah (ada yang mengatakan desa Krendhasawa), untuk membawa Siti Jenar ke Demak atau memenggal kepalanya. Akhirnya Siti Jenar wafat (ada yang mengatakan dibunuh, ada yang mengatakan bunuh diri).<span id="more-29"></span></p>
<p>Akan tetapi kematian Siti Jenar juga bisa jadi karena masalah politik, berupa perebutan kekuasaan antara sisa-sisa Majapahit non Islam yang tidak menyingkir ke timur dengan kerajaan Demak, yaitu antara salah satu cucu Brawijaya V yang bernama Ki Kebokenongo/Ki Ageng Pengging dengan salah satu anak Brawijaya V yang bernama Jin Bun/R. Patah yang memerintah kerajaan Demak dengan gelar Sultan Bintoro Demak I, dimana Kebokenongo yang beragama Hindu-Budha beraliansi dengan Siti Jenar yang beragama Islam.</p>
<p>Nama lain dari Syekh Siti Jenar antara lain Seh Lemahbang atau Lemah Abang, Seh Sitibang, Seh Sitibrit atau Siti Abri, Hasan Ali Ansar dan Sidi Jinnar. Menurut Bratakesawa dalam bukunya Falsafah Siti Djenar (1954) dan buku Wejangan Wali Sanga himpunan Wirjapanitra, dikatakan bahwa saat Sunan Bonang memberi pelajaran iktikad kepada Sunan Kalijaga di tengah perahu yang saat bocor ditambal dengan lumpur yang dihuni cacing lembut, ternyata si cacing mampu dan ikut berbicara sehingga ia disabda Sunan Bonang menjadi manusia, diberi nama Seh Sitijenar dan diangkat derajatnya sebagai Wali.</p>
<p>Dalam naskah yang tersimpan di Musium Radyapustaka Solo, dikatakan bahwa ia berasal dari rakyat kecil yang semula ikut mendengar saat Sunan Bonang mengajar ilmu kepada Sunan kalijaga di atas perahu di tengah rawa. Sedangkan dalam buku Sitijenar tulisan Tan Koen Swie (1922), dikatakan bahwa Sunan Giri mempunyai murid dari negeri Siti Jenar yang kaya kesaktian bernama Kasan Ali Saksar, terkenal dengan sebutan Siti Jenar (Seh Siti Luhung/Seh Lemah Bang/Lemah Kuning), karena permohonannya belajar tentang makna ilmu rasa dan asal mula kehidupan tidak disetujui Sunan Bonang, maka ia menyamar dengan berbagai cara secara diam-diam untuk mendengarkan ajaran Sunan Giri. Namun menurut Sulendraningrat dalam bukunya Sejarah Cirebon (1985) dijelaskan bahwa Syeh Lemahabang berasal dari Bagdad beraliran Syi’ah Muntadar yang menetap di Pengging Jawa Tengah dan mengajarkan agama kepada Ki Ageng Pengging (Kebokenongo) dan masyarakat, yang karena alirannya ditentang para Wali di Jawa maka ia dihukum mati oleh Sunan Kudus di Masjid Sang Cipta Rasa (Masjid Agung Cirebon) pada tahun 1506 Masehi dengan Keris Kaki Kantanaga milik Sunan Gunung Jati dan dimakamkan di Anggaraksa/Graksan/Cirebon.</p>
<p>Informasi tambahan di sini, bahwa Ki Ageng Pengging (Kebokenongo) adalah cucu Raja Brawijaya V (R. Alit/Angkawijaya/Kertabumi yang bertahta tahun 1388), yang dilahirkan dari putrinya bernama Ratu Pembayun (saudara dari Jin Bun/R. Patah/Sultan Bintoro Demak I yang bertahta tahun 1499) yang dinikahi Ki Jayaningrat/Pn. Handayaningrat di Pengging. Ki Ageng Pengging wafat dengan caranya sendiri setelah kedatangan Sunan Kudus atas perintah Sultan Bintoro Demak I untuk memberantas pembangkang kerajaan Demak. Nantinya, di tahun 1581, putra Ki Ageng Pengging yaitu Mas Karebet, akan menjadi Raja menggantikan Sultan Demak III (Sultan Demak II dan III adalah kakak-adik putra dari Sultan Bintoro Demak I) yang bertahta di Pajang dengan gelar Sultan Hadiwijoyo Pajang I.</p>
<p>Keberadaan Siti Jenar diantara Wali-wali (ulama-ulama suci penyebar agama Islam yang mula-mula di Jawa) berbeda-beda, dan malahan menurut beberapa penulis ia tidak sebagai Wali. Mana yang benar, terserah pendapat masing-masing. Sekarang mari kita coba menyoroti falsafah/faham/ajaran Siti Jenar.</p>
<p>Konsepsi Ketuhanan, Jiwa, Alam Semesta, Fungsi Akal dan Jalan Kehidupan dalam pandangan Siti Jenar dalam buku Falsafah Siti Jenar tulisan Brotokesowo (1956) yang berbentuk tembang dalam bahasa Jawa, yang sebagian merupakan dialog antara Siti Jenar dengan Ki Ageng Pengging, yaitu kira-kira:</p>
<p>Siti Jenar yang mengaku mempunyai sifat-sifat dan sebagai dzat Tuhan, dimana sebagai manusia mempunyai 20 (dua puluh) atribut/sifat yang dikumpulkan di dalam budi lestari yang menjadi wujud mutlak dan disebut dzat, tidak ada asal-usul serta tujuannya;</p>
<p>Hyang Widi sebagai suatu ujud yang tak tampak, pribadi yang tidak berawal dan berakhir, bersifat baka, langgeng tanpa proses evolusi, kebal terhadap sakit dan sehat, ada dimana-mana, bukan ini dan itu, tak ada yang mirip atau menyamai, kekuasaan dan kekuatannya tanpa sarana, kehadirannya dari ketiadaan, luar dan dalam tiada berbeda, tidak dapat diinterpretasikan, menghendaki sesuatu tanpa dipersoalkan terlebih dahulu, mengetahui keadaan jauh diatas kemampuan pancaindera, ini semua ada dalam dirinya yang bersifat wujud dalam satu kesatuan, Hyang Suksma ada dalam dirinya;</p>
<p>Siti Jenar menganggap dirinya inkarnasi dari dzat yang luhur, bersemangat, sakti, kebal dari kematian, manunggal dengannya, menguasai ujud penampilannya, tidak mendapat suatu kesulitan, berkelana kemana-mana, tidak merasa haus dan lesu, tanpa sakit dan lapar, tiada menyembah Tuhan yang lain kecuali setia terhadap hati nurani, segala sesuatu yang terjadi adalah ungkapan dari kehendak dzat Allah;<br />
Segala sesuatu yang terjadi adalah ungkapan dari kehendak dzat Allah, maha suci, sholat 5 (lima) waktu dengan memuji dan dzikir adalah kehendak pribadi manusia dengan dorongan dari badan halusnya, sebab Hyang Suksma itu sebetulnya ada pada diri manusia;</p>
<p>Wujud lahiriah Siti jenar adalah Muhammad, memiliki kerasulan, Muhammad bersifat suci, sama-sama merasakan kehidupan, merasakan manfaat pancaindera;</p>
<p>Kehendak angan-angan serta ingatan merupakan suatu bentuk akal yang tidak kebal atas kegilaan, tidak jujur dan membuat kepalsuan demi kesejahteraan pribadi, bersifat dengki memaksa, melanggar aturan, jahat dan suka disanjung, sombong yang berakhir tidak berharga dan menodai penampilannya;</p>
<p>Bumi langit dan sebagainya adalah kepunyaan seluruh manusia, jasad busuk bercampur debu menjadi najis, nafas terhembus di segala penjuru dunia, tanah dan air serta api kembali sebagai asalnya, menjadi baru;</p>
<p>Dalam buku Suluk Wali Sanga tulisan R. Tanojo dikatakan bahwa :</p>
<p>Tuhan itu adalah wujud yang tidak dapat di lihat dengan mata, tetapi dilambangkan seperti bintang bersinar cemerlang yang berwujud samar-samar bila di lihat, dengan warna memancar yang sangat indah;</p>
<p>Siti Jenar mengetahui segala-galanya sebelum terucapkan melebihi makhluk lain ( kawruh sakdurunge minarah), karena itu ia juga mengaku sebagai Tuhan;</p>
<p>Sedangkan mengenai dimana Tuhan, dikatakan ada di dalam tubuh, tetapi hanya orang terpilih (orang suci) yang bisa melihatnya, yang mana Tuhan itu (Maha Mulya) tidak berwarna dan tidak terlihat, tidak bertempat tinggal kecuali hanya merupakan tanda yang merupakan wujud Hyang Widi;</p>
<p>Hidup itu tidak mati dan hidup itu kekal, yang mana dunia itu bukan kehidupan (buktinya ada mati) tapi kehidupan dunia itu kematian, bangkai yang busuk, sedangkan orang yang ingin hidup abadi itu adalah setelah kematian jasad di dunia;<br />
Jiwa yang bersifat kekal/langgeng setelah manusia mati (lepas dari belenggu badan manusia) adalah suara hati nurani, yang merupakan ungkapan dari dzat Tuhan dan penjelmaan dari Hyang Widi di dalam jiwa dimana raga adalah wajah Hyang Widi, yang harus ditaati dan dituruti perintahnya.</p>
<p>Dalam buku Bhoekoe Siti Djenar karya Tan Khoen Swie (1931) dikatakan bahwa :</p>
<p>Saat diminta menemui para Wali, dikatakan bahwa ia manusia sekaligus Tuhan, bergelar Prabu Satmata;</p>
<p>Ia menganggap Hyang Widi itu suatu wujud yang tak dapat dilihat mata, dilambangkan seperti bintang-bintang bersinar cemerlang, warnanya indah sekali, memiliki 20 (dua puluh) sifat (antara lain : ada, tak bermula, tak berakhir, berbeda dengan barang yang baru, hidup sendiri dan tanpa bantuan sesuatu yang lain, kuasa, kehendak, mendengar, melihat, ilmu, hidup, berbicara) yang terkumpul menjadi satu wujud mutlak yang disebut DZAT dan itu serupa dirinya, jelmaan dzat yang tidak sakit dan sehat, akan menghasilkan perwatakan kebenaran, kesempurnaan, kebaikan dan keramah-tamahan;</p>
<p>Tuhan itu menurutnya adalah sebuah nama dari sesuatu yang asing dan sulit dipahami, yang hanya nyata melalui kehadiran manusia dalam kehidupan duniawi.</p>
<p>Menurut buku Pantheisme en Monisme in de Javaavsche tulisan Zoetmulder, SJ.(1935) dikatakan bahwa Siti Jenar memandang dalam kematian terdapat sorga neraka, bahagia celaka ditemui, yakni di dunia ini. Sorga neraka sama, tidak langgeng bisa lebur, yang kesemuanya hanya dalam hati saja, kesenangan itu yang dinamakan sorga sedangkan neraka, yaitu sakit di hati. Namun banyak ditafsirkan salah oleh para pengikutnya, yang berusaha menjalani jalan menuju kehidupan (ngudi dalan gesang) dengan membuat keonaran dan keributan dengan cara saling membunuh, demi mendapatkan jalan pelepasan dari kematian.</p>
<p>Siti Jenar yang berpegang pada konsep bahwa manusia adalah jelmaan dzat Tuhan, maka ia memandang alam semesta sebagai makrokosmos sama dengan mikrokosmos. Manusia terdiri dari jiwa dan raga yang mana jiwa sebagai penjelmaan dzat Tuhan dan raga adalah bentuk luar dari jiwa dengan dilengkapi pancaindera maupun berbagai organ tubuh. Hubungan jiwa dan raga berakhir setelah manusia mati di dunia, menurutnya sebagai lepasnya manusia dari belenggu alam kematian di dunia, yang selanjutnya manusia bisa manunggal dengan Tuhan dalam keabadian.</p>
<p>Siti Jenar memandang bahwa pengetahuan tentang kebenaran Ketuhanan diperoleh manusia bersamaan dengan penyadaran diri manusia itu sendiri, karena proses timbulnya pengetahuan itu bersamaan dengan proses munculnya kesadaran subyek terhadap obyek (proses intuitif). Menurut Widji Saksono dalam bukunya Al-Jami’ah (1962) dikatakan bahwa wejangan pengetahuan dari Siti jenar kepada kawan-kawannya ialah tentang penguasaan hidup, tentang pintu kehidupan, tentang tempat hidup kekal tak berakhir di kelak kemudian hari, tentang hal mati yang dialami di dunia saat ini dan tentang kedudukannya yang Mahaluhur. Dengan demikian tidaklah salah jika sebagian orang ajarannya merupakan ajaran kebatinan dalam artian luas, yang lebih menekankan aspek kejiwaan dari pada aspek lahiriah, sehingga ada juga yang menyimpulkan bahwa konsepsi tujuan hidup manusia tidak lain sebagai bersatunya manusia dengan Tuhan (Manunggaling Kawula-Gusti).</p>
<p>Dalam pandangan Siti Jenar, Tuhan adalah dzat yang mendasari dan sebagai sebab adanya manusia, flora, fauna dan segala yang ada, sekaligus yang menjiwai segala sesuatu yang berwujud, yang keberadaannya tergantung pada adanya dzat itu. Ini dibuktikan dari ucapan Siti Jenar bahwa dirinya memiliki sifat-sifat dan secitra Tuhan/Hyang Widi.</p>
<p>Namun dari berbagai penulis dapat diketahui bahwa bisa jadi benturan kepentingan antara kerajaan Demak dengan dukungan para Wali yang merasa hegemoninya terancam yang tidak hanya sebatas keagamaan (Islam), tapi juga dukungan nyata secara politis tegaknya pemerintahan Kesultanan di tanah Jawa (aliansi dalam bentuk Sultan mengembangkan kemapanan politik sedang para Wali menghendaki perluasan wilayah penyebaran Islam).<br />
Dengan sisa-sisa pengikut Majapahit yang tidak menyingkir ke timur dan beragama Hindu-Budha yang memunculkan tokoh kontraversial beserta ajarannya yang dianggap “subversif” yaitu Syekh Siti Jenar (mungkin secara diam-diam Ki Kebokenongo hendak mengembalikan kekuasaan politik sekaligus keagamaan Hindu-Budha sehingga bergabung dengan Siti jenar).</p>
<p>Bisa jadi pula, tragedi Siti Jenar mencerminkan perlawanan kaum pinggiran terhadap hegemoni Sultan Demak yang memperoleh dukungan dan legitimasi spiritual para Wali yang pada saat itu sangat berpengaruh. Disini politik dan agama bercampur-aduk, yang mana pasti akan muncul pemenang, yang terkadang tidak didasarkan pada semangat kebenaran.</p>
<p>Kaitan ajaran Siti Jenar dengan Manunggaling Kawula-Gusti seperti dikemukakan di atas, perlu diinformasikan di sini bahwa sepanjang tulisan mengenai Siti Jenar yang diketahui, tidak ada secara eksplisit yang menyimpulkan bahwa ajarannya itu adalah Manunggaling Kawula-Gusti, yang merupakan asli bagian dari budaya Jawa. Sebab Manunggaling Kawula-Gusti khususnya dalam konteks religio spiritual, menurut Ir. Sujamto dalam bukunya Pandangan Hidup Jawa (1997), adalah pengalaman pribadi yang bersifat “tak terbatas” (infinite) sehingga tak mungkin dilukiskan dengan kata untuk dimengerti orang lain. Seseorang hanya mungkin mengerti dan memahami pengalaman itu kalau ia pernah mengalaminya sendiri.</p>
<p>Dikatakan bahwa dalam tataran kualitas, Manunggaling Kawula-Gusti adalah tataran yang dapat dicapai tertinggi manusia dalam meningkatkan kualitas dirinya. Tataran ini adalah Insan Kamilnya kaum Muslim, Jalma Winilisnya aliran kepercayaan tertentu atau Satriyapinandhita dalam konsepsi Jawa pada umumnya, Titik Omeganya Teilhard de Chardin atau Kresnarjunasamvadanya Radhakrishnan. Yang penting baginya bukan pengalaman itu, tetapi kualitas diri yang kita pertahankan secara konsisten dalam kehidupan nyata di masyarakat. Pengalaman tetaplah pengalaman, tak terkecuali pengalaman paling tinggi dalam bentuk Manunggaling kawula Gusti, yang tak lebih pula dari memperkokoh laku. Laku atau sikap dan tindakan kita sehari-hari itulah yang paling penting dalam hidup ini.</p>
<p>Kalau misalnya dengan kekhusuk-an manusia semedi malam ini, ia memperoleh pengalaman mistik atau pengalaman religius yang disebut Manunggaling Kawula-Gusti, sama sekali tidak ada harga dan manfaatnya kalau besok atau lusa lantas menipu atau mencuri atau korupsi atau melakukan tindakan-rindakan lain yang tercela. Kisah Dewa Ruci adalah yang menceritakan kejujuran dan keberanian membela kebenaran, yang tanpa kesucian tak mungkin Bima berjumpa Dewa Ruci.</p>
<p>Kesimpulannya, Manunggaling Kawula-Gusti bukan ilmu melainkan hanya suatu pengalaman, yang dengan sendirinya tidak ada masalah boleh atau tidak boleh, tidak ada ketentuan/aturan tertentu, boleh percaya atau tidak percaya.<br />
Kita akhiri kisah singkat tentang Syekh Siti Jenar, dengan bersama-sama merenungkan kalimat berikut yang berbunyi : “Janganlah Anda mencela keyakinan/kepercayaan orang lain, sebab belum tentu kalau keyakinan/kepercayaan Anda itu yang benar sendiri”.*</p>
<p>Sidang para Wali</p>
<p>Sunan Giri membuka musyawarah para wali. Dalam musyawarah itu ia mengajukan masalah Syeh Siti Jenar. Ia menjelaskan bahwa Syeh Siti Jenar telah lama tidak kelihatan bersembahyang jemaah di masjid. Hal ini bukanlah perilaku yang normal. Syeh Maulana Maghribi berpendapat bahwa itu akan menjadi contoh yang kurang baik dan bisa membuat orang mengira wali teladan meninggalkan syariah nabi Muhammad.</p>
<p>Sunan Giri kemudian mengutus dua orang santrinya ke gua tempat syeh Siti Jenar bertapa dan memintanya untuk datang ke masjid. Ketika mereka tiba,mereka diberitahu hanya ALLAH yang ada dalam gua.Mereka kembali ke masjid untuk melaporkan hal ini kepada Sunan Giri dan para wali lainnya.Sunan Giri kemudian menyuruh mereka kembali ke gua dan menyuruh ALLAH untuk segera menghadap para wali. Kedua santri itu kemudian diberitahu, ALLAH tidak ada dalam gua, yang ada hanya Syeh Siti Jenar. Mereka kembali kepada Sunan Giri untuk kedua kalinya. Sunan Giri menyuruh mereka untuk meminta datang baik ALLAH maupun Syeh Siti Jenar.</p>
<p>Kali ini Syeh Siti Jenar keluar dari gua dan dibawa ke masjid menghadap para wali. Ketika tiba Syeh Siti Jenar memberi hormat kepada para wali yang tua dan menjabat tangan wali yang muda. Ia diberitahu bahwa dirinya diundang kesini untuk menghadiri musyawarah para wali tentang wacana kesufian. Didalam musyawarah ini Syeh Siti Jenar menjelaskan wacana kesatuan makhluk yaitu dalam pengertian akhir hanya ALLAH yang ada dan tidak ada perbedaan ontologis yang nyata yang bisa dibedakan antara ALLAH, manusia dan segala ciptaan lainnya.</p>
<p>Sunan Giri menyatakan bahwa wacana itu benar, tetapi meminta jangan diajarkan karena bisa membuat masjid kosong dan mengabaikan syariah. Siti Jenar menjawab bahwa ketundukan buta dan ibadah ritual tanpa isi hanyalah perilaku keagamaan orang bodoh dan kafir. Dari percakapan Siti Jenar dan Sunan Giri itu kelihatannya bahwa yang menjadi masalah bukanlah substansi ajaran Syeh Siti Jenar, tetapi cara penyampaian kepada masyarakat luas. Menurut Sunan Giri, paham/pandangan Syeh Siti Jenar belum boleh disampaikan kepada masyarakat luas sebab mereka bisa bingung, apalagi saat itu masih banyak orang yang baru masuk islam, karena seperti disampaikan di muka bahwa Syeh Siti Jenar hidup dalam masa peralihan dari kerajaan Hindu kepada kerajaan Islam di Jawa pada akhir abad ke 15 M.</p>
<p>Percakapan Syeh Siti Jenar dan Sunan Giri juga diceritakan dalam buku Siti Jenar terbitan Tan Koen Swie.</p>
<p>Pedah punapa mbibingung, (Untuk apa membuat bingung)<br />
Ngangelaken ulah ngelmi, (Mempersulit ilmu)<br />
Njeng Sunan Giri ngandika, (Kanjeng Sunan Giri berkata)<br />
Bener kang kaya sireki, (Benar apa yang Syekh Siti Jenar Katakan)<br />
Nanging luwih kaluputan, (Tetapi lebih keliru -kurang tepat-)<br />
Wong wadheh ambuka wadi. (Orang berani membuka rahasia)<br />
Telenge bae pinulung, (Kelihatannya saja menolong)<br />
Pulunge tanpa ling aling, (Pertolongannya tanpa penghalang -tahapan-)<br />
Kurang waskitha ing cipta, (Kurang waspada dalam cipta)<br />
Lunturing ngelmu sajati, (-akan berakibat- Lunturnya ilmu sejati)<br />
Sayekti kanthi nugraha, (Yang seharusnya diberikan sebagai anugerah -kepada yang mereka yang benar-benar telah matang-)<br />
Tan saben wong anampani. (Yang diberikan kepada siapa saja)</p>
<p>Artinya :</p>
<p>Syeh Siti Jenar berkata,</p>
<p>Untuk apa kita membuat bingung, untuk apa pula mempersulit ilmu?, Sunan Giri berkata, benar apa yang anda ucapkan, tetapi anda bersalah besar, karena berani membuka ilmu rahasia secara tidak semestinya.<br />
Hakikat Tuhan langsung diajarkan tanpa ditutup tutupi. Itu tidaklah bijaksana. Semestinya ilmu itu hanya dianugerahkan kepada mereka yang benar-benar telah matang. Tak boleh diberikan begitu saja kepada setiap orang.</p>
<p>Ngrame tapa ing panggawe<br />
Iguh dhaya pratikele<br />
Nukulaken nanem bibit<br />
Ono saben galengane</p>
<p>Mili banyu sumili<br />
Arerewang dewi sri<br />
Sumilir wangining pari<br />
Sêrat Niti Mani</p>
<p>. . . Wontên malih kacarios lalampahanipun Seh Siti Jênar, inggih Seh Lêmah Abang. Pepuntoning tekadipun murtad ing agami, ambucal dhatêng sarengat. Saking karsanipun nêgari patrap ing makatên wau kagalih ambêbaluhi adamêl risaking pangadilan, ingriku Seh Siti Jênar anampeni hukum kisas, têgêsipun hukuman pêjah.</p>
<p>Sarêng jaja sampun tinuwêg ing lêlungiding warastra, naratas anandhang brana, mucar wiyosing ludira, nalutuh awarni seta. Amêsat kuwanda muksa datan ana kawistara. Anulya ana swara, lamat-lamat kapiyarsa, surasa paring wasita.</p>
<p>Kinanti</p>
<p>Wau kang murweng don luhung, atilar wasita jati, e manungsa sesa-sesa, mungguh ing jamaning pati, ing reh pêpuntoning tekad, santa-santosaning kapti.<br />
Nora saking anon ngrungu, riringa rêngêt siningit, labêt sasalin salaga, salugune den-ugêmi, yeka pangagême raga, suminggah ing sangga runggi.<br />
Marmane sarak siningkur, kêrana angrubêdi, manggung karya was sumêlang, êmbuh-êmbuh den-andhêmi, iku panganggone donya, têkeng pati nguciwani.<br />
Sajati-jatining ngelmu, lungguhe cipta pribadi, pusthinên pangesthinira, ginêlêng dadi sawiji,wijanging ngelmu jatmika,neng kaanan ênêng êning.</p>
<p class="MsoNormal">
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/afansepti.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/afansepti.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/afansepti.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/afansepti.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/afansepti.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/afansepti.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/afansepti.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/afansepti.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/afansepti.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/afansepti.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/afansepti.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/afansepti.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/afansepti.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/afansepti.wordpress.com/29/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=afansepti.wordpress.com&amp;blog=6778703&amp;post=29&amp;subd=afansepti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://afansepti.wordpress.com/2009/04/26/syekh-siti-jenar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/67552144da74d0042a5b60307209705e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">afansepti</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Antara Dajjal dan Sai Baba</title>
		<link>http://afansepti.wordpress.com/2009/04/26/antara-dajjal-dan-sai-baba/</link>
		<comments>http://afansepti.wordpress.com/2009/04/26/antara-dajjal-dan-sai-baba/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 26 Apr 2009 05:10:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>afansepti</dc:creator>
				<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<category><![CDATA[Serba Serbi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://afansepti.wordpress.com/?p=24</guid>
		<description><![CDATA[Salah satu tanda akhir zaman yang akhir-akhir ini cukup menyedot perhatian adalah kehadiran seorang bernama Sai Baba, dia lahir dan tinggal di Desa Nilayam Puthaparti, wilayah timur Khurasan, tepatnya India Selatan. Rasulullah saw bersabda kepada kami, Dajjal akan keluar dari bumi ini dibagian timur bernama Khurasan (Jamiu at Tirmidzi). Abû Hurayrah meriwayatkan bahwa Nabi saw. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=afansepti.wordpress.com&amp;blog=6778703&amp;post=24&amp;subd=afansepti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Salah satu tanda akhir zaman yang akhir-akhir ini cukup menyedot perhatian adalah kehadiran seorang bernama Sai Baba, dia lahir dan tinggal di Desa Nilayam Puthaparti, wilayah timur Khurasan, tepatnya<br />
India Selatan.</p>
<p style="text-align:justify;">Rasulullah saw bersabda kepada kami, Dajjal akan keluar dari bumi ini dibagian timur bernama Khurasan (Jamiu at Tirmidzi).</p>
<p style="text-align:justify;">Abû Hurayrah meriwayatkan bahwa Nabi saw. bersabda:</p>
<p style="text-align:justify;">“HariKiamat tidak akan datang hingga 30 Dajal (pendusta) muncul, mereka semua berdusta tentang Allah dan Rasul-Nya. “</p>
<p style="text-align:justify;">Bisa jadi Sai Baba ini adalah salah satu dari 30 dajal-dajal kecil yang akan membuka jalan bagi munculnya al-Masîh al-Dajjâl (Dajjal nantinya akan berperang dengan imam mahdi dan di bunuh oleh nabi Isa as).</p>
<p style="text-align:justify;">Laki-laki ini memiliki kemampuan menghidupkan orang mati, menyembuhkan orang lumpuh dan buta, bahkan mampu menurunkan hujan dan mengeluarkan tepung dari tangannya. Ia juga mampu berjalan melintasi<br />
belahan bumi dalam sekejap, menciptakan patung emas, merubah besi menjadi emas, dan banyak lagi berbagai fitnah yang ditunjukkan oleh Sai Baba kepada ribuan orang &#8211; bahkan &#8211; jutaan yang datang dari<br />
berbagai suku bangsa dan agama. Saat ini laki-laki ini sudah memiliki puluhan juta pengikut..<span id="more-24"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Maka sudah saatnya bagi setiap muslim untuk mengetahui masalah ini, agar dirinya tidak menjadi korban<br />
berikutnya dari fitnah Sai Baba ini.</p>
<p style="text-align:justify;">“Dajjal adalah seorang laki-laki yang gemuk, berkulit merah dan berambut keriting…” (HR.Bukhari dan Muslim)</p>
<p style="text-align:justify;">“Diawal kemunculannya, Dajjal berkata, Aku adalah nabi, padahal tidak ada nabi setelahku. Kemudian ia memuji dirinya sambil berkata, Aku adalah Rabb kalian, padahal kalian tidak dapat melihat Rabb kalian sehingga kalian mati (HR.Ibnu Majah)</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Antara DAJJAL dan SAI BABA</strong></p>
<p style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span>1.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->Dajjal seorang laki yang berpostur pendek, gempal, berambut kribo, berkaki bengkok (agak pengkor). Sai Baba seorang yang berpostur pendek dan berambut kribo.</p>
<p style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span>2.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->Dajjal memiliki mata yang buta. Sai Baba pernah mengalami kebutaan di waktu muda kemudian sembuh kembali.</p>
<p style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span>3.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->Dajjal datang dan bersama ada gunung roti dan sungai air. Sai Baba memiliki kemampuan mengeluarkan vibhuti (tepung suci) dari udara melalui tangannya.</p>
<p style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span>4.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->Dajjal memiliki kemampuan berpindah dari satu tempat ke tempat lain dengan depat dan kecepatannya seperti hujan badai atau secepat awan yang ditiup angin kencang. Sai Baba memiliki kemampuan berjalan menjelajahi bumi dalam hitungan kejapan mata.</p>
<p style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span>5.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->Dajjal mengikuti pengikut yang sangat banyak, bahkan di akhir zaman nanti banyak manusia yang berangan-angan untuk berjumpa dengan Dajjal. Sai Baba memiliki pengikut yang jumlahnya puluhan juta manusia dari berbagai macam suku, bangsa, negara dan agama.</p>
<p style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span>6.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->Dajjal akan muncul dengan mengaku sebagai orang bijak/ baik, sehingga banyak sekali orang yang tertarik untuk mengikutinya. Sai Baba mengaku seabgai orang yang bijak yang membawa misi perdamaian, cinta kasih menghapuskan segala persengketaan dengan bijaksana.</p>
<p style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span>7.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->Dajjal akan muncul dan sebagai nabi. Sai Baba memposisikan dirinya sebagai nabi kepada pengikut2nya. Dajjal akang menggunakan nama Al-Masih. Sai Baba mengaku akan menjelma sebagai Isa Al-Masih setelah tahun 2020.</p>
<p style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span>8.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->Dajjal akan mengaku sebagai Tuhan. Sai Baba mengklaim bahwa dirinya adalah Tuhan penguasa alam semesta.</p>
<p style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span>9.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->Dajjal akan mendakwahkan agama Allah. Dalam banyak majelis darshanya Sai Baba banyak berbicara tentang Islam, Al-Qur’an dan keharusan untuk memahaminya.</p>
<p style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span>10.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->Dajjal mampu menghidupkan orang mati dan menyembuhkan orang sakit. Sai Baba memiliki kemampuan menghidupkan orang mati juga menyembuhkan penyakit kanker.</p>
<p style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span>11.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->Dajjal dapat menurunkan hujan. Sai Baba memiliki kemampuan menurunkan hujan dan mendatangkan air untuk irigasi (di NTT sedang di bangun proyek Sai Baba untuk pengairan di daerah yang kering).</p>
<p style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span>12.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->Dajjal bisa mengeluarkan perbendaharaan (perhiasan dan harta) dari bangunan yang roboh, lalu perbendaharaan itu akan mengikuti ratunya. Sai Baba mampu menciptakan patung emas, kalung emas, injil mini dan berbagai bentuk medalai berlafadz ALLAH dalam sekejap.</p>
<p style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span>13.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->Dajjal akan membunuh seseorang dan menghidupkannya kembali. Sai Baba bisa menghidupkan orang yang sudah meninggal dunia.</p>
<p style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span>14.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->Dajjal bisa berpindah raga dan tempat dari satu bentuk ke bentuk lainnya. Sai Baba bisa berpindah dari satu jasad ke jasad lainnya yang merupakan benruk reinkarnasi dirinya.</p>
<p style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span>15.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->Dajjal bisa membesarkan tubuhnya. Sai Baba memliki kemampuan berjalan di udara dan membuat kemukjizatan pada sebuh pesawat terbang.</p>
<p style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span>16.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->Dajjal biasa keluar masuk pasar dan makanan. Sai Baba juga manusia biasa yang makan dan minum sebagaimana manusia lainnya, ia juga bisa berjalan ke pasar, rumah sakit, proyek irigasi dan tempat lain yang biasa dikunjungi manusia.</p>
<p style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span>17.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->Dajjal bisa memerintahkan bumi untuk mengeluarkan tumbuh2an dan air. Sai baba bisa mengeluarkan air dengan hentakan kakinya.</p>
<p style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span>18.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->Dajjal tidak memliki anak. Sai Baba mandul, ia tidak beranak dan tidak berkeluarga (tidak menikah).</p>
<p style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span>19.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->Dajjal memimpin orang yahudi. Sai Baba memiliki misi menyebarkan teologi zionis.</p>
<p style="margin-left:36pt;text-align:justify;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span>20.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><!--[endif]-->Dajjal muncul di zaman pertikaian. Sai Baba mengklaim bahwa ia datang dari masa banyak pertikaian dan persengketaan, dan kedatangannya untuk menegakkan kebenaran dan membinasakan kejahatan</p>
<p style="text-align:justify;">Wahai kaum muslimin, apa lagi yang kita tunggu, marilah segera kita kembali kepada Allah dan rasulnya.</p>
<p style="text-align:justify;">“Jika salah seorang diantara kalian telah menyelesaikan bacaan tasyahhud akhirnya, hendaklah ia meminta perlindungan kepada Allah dari empat hal.”</p>
<p style="text-align:justify;">Hendaknya ia berkata :</p>
<p><span style="font-size:11pt;line-height:115%;font-family:&quot;">‘Ya Allah, aku memohon perlindungan pada Mu dari siksa Neraka Jahannam, adzab kubur, fitnah (cobaan) hidup dan mati serta dari<span style="color:#004080;"> </span></span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/afansepti.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/afansepti.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/afansepti.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/afansepti.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/afansepti.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/afansepti.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/afansepti.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/afansepti.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/afansepti.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/afansepti.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/afansepti.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/afansepti.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/afansepti.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/afansepti.wordpress.com/24/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=afansepti.wordpress.com&amp;blog=6778703&amp;post=24&amp;subd=afansepti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://afansepti.wordpress.com/2009/04/26/antara-dajjal-dan-sai-baba/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/67552144da74d0042a5b60307209705e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">afansepti</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hampa Religi di  Negeri Paman Sam</title>
		<link>http://afansepti.wordpress.com/2009/04/26/hampa-religi-di-negeri-paman-sam/</link>
		<comments>http://afansepti.wordpress.com/2009/04/26/hampa-religi-di-negeri-paman-sam/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 26 Apr 2009 05:04:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>afansepti</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://afansepti.wordpress.com/?p=21</guid>
		<description><![CDATA[Kekeringan tampaknya sedang mengancam kehidupan warga di Amerika Serikat (AS). Bukan kekeringan dalam arti fisik, tapi kering dalam arti nilai-nilai spiritual keagamaan. Fakta ini diungkapkan dalam survei keberagamaan warga AS yang dilakukan American Religious Identification Survey 2008. Survei itu memperlihatkan, persentase pemeluk Kristen di negeri Paman Sam turun. Sebaliknya, warga yang menyatakan tak memiliki kaitan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=afansepti.wordpress.com&amp;blog=6778703&amp;post=21&amp;subd=afansepti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Kekeringan tampaknya sedang mengancam kehidupan warga di Amerika Serikat (AS). Bukan kekeringan dalam arti fisik, tapi kering dalam arti nilai-nilai spiritual keagamaan.</p>
<p>Fakta ini diungkapkan dalam survei keberagamaan warga AS yang dilakukan American Religious Identification Survey 2008. Survei itu memperlihatkan, persentase pemeluk Kristen di negeri Paman Sam turun.</p>
<p>Sebaliknya, warga yang menyatakan tak memiliki kaitan dengan satu agama pun menunjukkan peningkatan. Sebanyak 15 persen responden yang disurvei menyatakan mereka tak beragama. Angka ini naik dari 14,2 persen pada 2001 dan 8,2 persen pada 1990.<span id="more-21"></span></p>
<p>Negara bagian New England di wilayah utara AS, kini melampaui negara bagian di daerah Pasifik sebagai wilayah yang paling tak beragama. Di New England, warga yang menyatakan tak beragama mencapai 34 persen. Secara umum, di seluruh penjuru negara bagian AS, jumlah warga yang mengaku tak beragama memang meningkat.</p>
<p>&#8221;Tak ada satu pun agama yang perkembangannya secepat itu (tak beragama) di semua negara bagian,&#8221; ujar penggagas survei itu seperti dikutip dari AP, Ahad (8/3) lalu.</p>
<p>Yang mengejutkan, 12 persen warga AS percaya terhadap adanya kekuatan tertinggi, tapi tak percaya kepada satu Tuhan yang menjadi inti ajaran agama monoteis. Namun demikian, hanya 1,6 persen warga AS yang menyatakan dirinya ateis atau agnostik.</p>
<p>Tetapi, jika mengacu agama apa yang mereka peluk, 12 persen ateis (tak percaya Tuhan) atau agnostik (tak yakin), dan 12 persen lainnya adalah deistik (percaya pada kekuatan tertinggi tapi tak percaya satu Tuhan). Dari sisi jumlah, penganut ateis ini meningkat dua kali lipat sejak 2001, dari 900 ribu orang menjadi 1,6 juta orang.</p>
<p>Dan sejak 1990, sekitar 1,2 persen responden mengaku mereka menjadi bagian dari gerakan agama baru, seperti Scientology, Wicca, dan Santeria. Gerakan agama baru ini pada dekade ini lebih cepat ketimbang era 1990.<br />
Sementara itu, di wilayah timur laut AS, orang dewasa yang mengklaim sebagai pengikut Katolik, turun menjadi 36 persen akhir tahun lalu, dari 43 persen pada 1990. Dalam waktu bersamaan, pengikut Katolik tumbuh sepertiga dari seluruh warga dewasa yang menghuni California dan Texas; dan seperempatnya di Florida, yang banyak dipeluk oleh imigran keturunan Amerika Latin.</p>
<p>Secara nasional, dari 306 juta warga AS berdasarkan data <em><span style="font-family:&quot;">GeoHive</span></em> terakhir, pemeluk Katolik tetap yang terbesar. Sebanyak 57 juta warga Katolik itu mengaku terikat pada gereja, dengan pengikut tambahan 11 juta orang sejak 1990. Meski naik secara jumlah, tapi pengikut Katolik turun dari sisi persentase penduduk AS menjadi 25 persen.</p>
<p>Pengikut Kristen selain Katolik, menunjukkan tren penurunan pula. Hasil survei mencatat, pada 2008, 76 persen warga dewasa negeri Adi Daya itu pemeluk Kristen. Persentase ini turun dibanding 2001 yang 77 persen dan 86 persen pada 1990.</p>
<p>Dalam tujuh tahun terakhir, pemeluk Protestan juga melorot dari 17 persen menjadi 12,9 persen. Data ini berasal dari laporan Trinity College di Hartford, Connectitud, yang menyurvei 54.461 orang dewasa berbahasa Inggris atau Spanyol sejak Februari hingga November 2008. Survei dilakukan dengan tingkat kesalahan plus minus 0,5 persen.</p>
<p>Survei itu juga memperlihatkan peran organisasi keagamaan dalam kehidupan warga telah menurun. Sebanyak 30 persen pasangan yang menikah tidak melakukan upacara keagamaan saat merayakan pesta pernikahan mereka. &#8221;Dan 27 persen responden menyatakan tak ingin merayakannya secara keagamaan. Selain itu, 27 persen warga AS tak menginginkan kematiannya dirayakan secara keagamaan pula,&#8221; tulis survei itu.</p>
<p>Survei yang dilakukan terhadap warga keturunan Yahudi, juga menunjukkan penurunan secara jumlah, dari 3,1 juta pada 1990 menjadi 2,8 juta pada 2001, dan 2,7 juta pada 2008 atau 1,2 persen dari populasi warga AS. Kendati begitu, survei menyatakan populasi warga AS keturunan Yahudi stabil dalam dua dekade terakhir.</p>
<p>Yang menggembirakan, populasi Muslim di AS memperlihatkan kecenderungan terus menanjak. Bila pada 1990 hanya 0,3 persen, 0,5 persen pada 2001, pada 2008 menjadi 0,6 persen.</p>
<p><strong><span style="font-family:&quot;">Peluang dakwah</span></strong><br />
Menanggapi hasil survei itu, imam Masjid New York, Ustaz Syamsi Ali, mengaku tak terkejut. Sudah sejak lama warga AS menunjukkan ketidaktertarikan terhadap agama. &#8221;Termasuk agama yang dulu dinyatakan secara tidak resmi sebagai agama bangsa AS, yakni Kristen dan Yahudi,&#8221; katanya kepada <em><span style="font-family:&quot;">Republika</span></em>.</p>
<p>Akan tetapi, kata Ustaz Syamsi yang terlahir di Kajang, Sulawesi Selatan, 5 Oktober 1967, itu bukan berarti mayoritas warga AS tidak beragama dalam artian spiritual. Justru banyak di antara mereka yang sangat peduli dengan kegiatan-kegiatan spiritual.</p>
<p>Ini terlihat dari&#8211;sebelum Islam menjadi sangat populer di Amerika&#8211;agama Buddha yang berkembang pesat, khususnya aliran Dalai Lama. Dengan kehadiran Islam dan khususnya semakin populernya agama ini sejak 11 September 2001, ketidakacuhan warga AS itu menjadi berubah.</p>
<p>Menurut Ustaz Syamsi yang pernah didaulat memimpin dalam doa bersama pascaserangan 9/11 di masa pemerintahan Presiden George W Bush&#8211;peringatan itu menghadirkan tokoh dari berbagai agama&#8211;serangan teroris ke menara kembar WTC itu sangat besar perannya dalam mengubah persepsi warga AS terhadap Islam.</p>
<p>Islam dikenalkan menjadi populer oleh peranan media, yang pada awalnya kebanyakan secara negatif, tapi kemudian berbalik. Karena itu, Islam malah kian dipelajari dan didalami banyak warga. &#8221;Ini pada akhirnya bagaikan magnet yang sangat dahsyat,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Meningkatnya jumlah warga AS yang tak beragama, menurutnya, malah harus dimanfaatkan sebagai peluang. &#8221;Saya selalu melihat bahwa Amerika itu ladang dakwah yang subur. Ada kekosongan spiritual yang terjadi dan ini perlu segera diisi,&#8221; katanya.</p>
<p>Dia yakin, hal ini dilakukan bukan hanya demi perkembangan Islam, tapi lebih dari itu. Justru, ujarnya, akan menyelamatkan warga Amerika dari kevakuman spiritual yang lebih dalam yang dapat berakibat fatal. &#8221;Saya sangat yakin bahwa Islam adalah agama yang sangat sesuai dengan warga Amerika,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Ada dua alasan mengapa demikian. Pertama, jelasnya, warga AS yang sejatinya sangat spiritual itu, sangat memerlukan Islam yang sangat praktis dalam memenuhi hajat spiritualitas warga AS.<br />
Alasan kedua, paparnya, warga Amerika itu sangat rasional. &#8221;Dan Islam adalah agama yang tidak menjadikan rasionalitas terinjak-injak demi memenuhi hajat spiritualitas,&#8221; pungkasnya.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/afansepti.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/afansepti.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/afansepti.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/afansepti.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/afansepti.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/afansepti.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/afansepti.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/afansepti.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/afansepti.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/afansepti.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/afansepti.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/afansepti.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/afansepti.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/afansepti.wordpress.com/21/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=afansepti.wordpress.com&amp;blog=6778703&amp;post=21&amp;subd=afansepti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://afansepti.wordpress.com/2009/04/26/hampa-religi-di-negeri-paman-sam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/67552144da74d0042a5b60307209705e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">afansepti</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sejarah Pemilu di Indonesia</title>
		<link>http://afansepti.wordpress.com/2009/04/26/sejarah-pemilu-di-indonesia/</link>
		<comments>http://afansepti.wordpress.com/2009/04/26/sejarah-pemilu-di-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 26 Apr 2009 04:32:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>afansepti</dc:creator>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://afansepti.wordpress.com/?p=13</guid>
		<description><![CDATA[Delapan Pemilu Yang Lalu Ringkasan Sejarah Pemilu di Indonesia Sudah delapan kali kita, bangsa Indonesia, menyelenggarakan pemilihan umum (Pemilu) untuk memilih wakil-wakil rakyat dan pemimpin negara. Pemilu yang akan kita lakukan 2004 mendatang adalah yang ke-9. Sementara Pemilu 2004 masih dalam tahap persiapan, ada baik-nya mengetahui bagaimana Pemilu-pemilu yang lalu dilaksanakan dan seperti apa hasilnya. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=afansepti.wordpress.com&amp;blog=6778703&amp;post=13&amp;subd=afansepti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:left;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Delapan Pemilu Yang Lalu</span><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"><br />
<span> </span>Ringkasan Sejarah Pemilu di Indonesia</span></p>
<p>Sudah delapan kali kita, bangsa Indonesia, menyelenggarakan pemilihan umum (Pemilu) untuk memilih wakil-wakil rakyat dan pemimpin negara. Pemilu yang akan kita lakukan 2004 mendatang adalah yang ke-9. Sementara Pemilu 2004 masih dalam tahap persiapan, ada baik-nya mengetahui bagaimana Pemilu-pemilu yang lalu dilaksanakan dan seperti apa hasilnya.</p>
<p>Selain itu apakah perubahan-perubahan yang terjadi di dalam peraturan atau undang-undang yang mengatur Pemilu yang satu ke Pemilu berikutnya. Sebagai contoh bisa disebut di sini bahwa dalam enam kali Pemilu, yaitu Pemilu 1971, 1977, 1982, 1987, 1992, dan 1997 tidak ada perubahan apa-apa dalam sistem pembagian kursi DPR. Tentu perubahan di bidang lainnya ada juga. Data mengenai perolehan suara tiap Pemilu juga tetap merupakan informasi yang baik untuk diketahui.</p>
<p>Uraian ini tentu tidak mengupas segala hal mengenai sejarah Pemilu yang sudah 8 kali tadi. Terlalu banyak hal yang harus dicakup. Karena itu informasi mengenai hal-hal lain yang menunjang pemahaman mengenai sejarah pemilu di Indonesia juga disediakan di bagian atau tulisan-tulisan lain.<span id="more-13"></span></p>
<p><strong>Pemilu 1955</strong></p>
<p>Ini merupakan pemilu yang pertama dalam sejarah bangsa Indonesia. Waktu itu Republik Indonesia berusia 10 tahun. Kalau dikatakan pemilu merupakan syarat minimal bagi adanya demokrasi, apakah berarti selama 10 tahun itu Indonesia benar-benar tidak demokratis? Tidak mudah juga menjawab pertanyaan tersebut.</p>
<p>Yang jelas, sebetulnya sekitar tiga bulan setelah kemerdekaan dipro-klamasikan oleh Soekarno dan Hatta pada 17 Agustus 1945, pemerin-tah waktu itu sudah menyatakan keinginannya untuk bisa menyele-nggarakan pemilu pada awal tahun 1946. Hal itu dicantumkan dalam Maklumat X, atau Maklumat Wakil Presiden Mohammad Hatta tanggal 3 Nopember 1945, yang berisi anjuran tentang pembentukan par-tai-partai politik. Maklumat tersebut menyebutkan, pemilu untuk me-milih anggota DPR dan MPR akan diselenggarakan bulan Januari 1946. Kalau kemudian ternyata pemilu pertama tersebut baru terselenggara hampir sepuluh tahun setelah kemudian tentu bukan tanpa sebab.</p>
<p>Tetapi, berbeda dengan tujuan yang dimaksudkan oleh Maklumat X, pemilu 1955 dilakukan dua kali. Yang pertama, pada 29 September 1955 untuk memlih anggota-anggota DPR. Yang kedua, 15 Desember 1955 untuk memilih anggota-anggota Dewan Konstituante. Dalam Maklumat X hanya disebutkan bahwa pemilu yang akan diadakan Januari 1946 adalah untuk memilih angota DPR dan MPR, tidak ada Konstituante.</p>
<p>Keterlambatan dan ?penyimpangan? tersebut bukan tanpa sebab pula. Ada kendala yang bersumber dari dalam negeri dan ada pula yang berasal dari faktor luar negeri. Sumber penyebab dari dalam antara lain ketidaksiapan pemerintah menyelenggarakan pemilu, baik karena belum tersedianya perangkat perundang-undangan untuk mengatur penyelenggaraan pemilu maupun akibat rendahnya stabilitas keamanan negara. Dan yang tidak kalah pentingnya, penyebab dari dalam itu adalah sikap pemerintah yang enggan menyelenggarakan perkisaran (sirkulasi) kekuasaan secara teratur dan kompetitif. Penyebab dari luar antara lain serbuan kekuatan asing yang mengharuskan negara ini terlibat peperangan.</p>
<p>Tidak terlaksananya pemilu pertama pada bulan Januari 1946 seperti yang diamanatkan oleh Maklumat 3 Nopember 1945, paling tidak disebabkan 2 (dua) hal :<br />
1. Belum siapnya pemerintah baru, termasuk dalam penyusunan perangkat UU Pemilu;<br />
2. Belum stabilnya kondisi keamanan negara akibat konflik internal antar kekuatan politik yang ada pada waktu itu, apalagi pada saat yang sama gangguan dari luar juga masih mengancam. Dengan kata lain para pemimpin lebih disibukkan oleh urusan konsolidasi.</p>
<p>Namun, tidaklah berarti bahwa selama masa konsolidasi kekuatan bangsa dan perjuangan mengusir penjajah itu, pemerintah kemudian tidak berniat untuk menyelenggarakan pemilu. Ada indikasi kuat bahwa pemerintah punya keinginan politik untuk menyelengga-rakan pemilu. Misalnya adalah dibentuknya UU No. UU No 27 tahun 1948 tentang Pemilu, yang kemudian diubah dengan UU No. 12 tahun 1949 tentang Pemilu. Di dalam UU No 12/1949 diamanatkan bahwa pemilihan umum yang akan dilakukan adalah bertingkat (tidak langsung). Sifat pemilihan tidak langsung ini didasarkan pada alasan bahwa mayoritas warganegara Indonesia pada waktu itu masih buta huruf, sehingga kalau pemilihannya langsung dikhawatirkan akan banyak terjadi distorsi.</p>
<p>Kemudian pada paroh kedua tahun 1950, ketika Mohammad Natsir dari Masyumi menjadi Perdana Menteri, pemerintah memutuskan untuk menjadikan pemilu sebagai program kabinetnya. Sejak itu pembahasan UU Pemilu mulai dilakukan lagi, yang dilakukan oleh Panitia Sahardjo dari Kantor Panitia Pemilihan Pusat sebelum kemudian dilanjutkan ke parlemen. Pada waktu itu Indonesia kembali menjadi negara kesatuan, setelah sejak 1949 menjadi negara serikat dengan nama Republik Indonesia Serikat (RIS).</p>
<p>Setelah Kabinet Natsir jatuh 6 bulan kemudian, pembahasan RUU Pemilu dilanjutkan oleh pemerintahan Sukiman Wirjosandjojo, juga dari Masyumi. Pemerintah ketika itu berupaya menyelenggarakan pemilu karena pasal 57 UUDS 1950 menyatakan bahwa anggota DPR dipilih oleh rakyat melalui pemilihan umum.</p>
<p>Tetapi pemerintah Sukiman juga tidak berhasil menuntaskan pembahasan undang-undang pemilu tersebut. Selanjutnya UU ini baru selesai dibahas oleh parlemen pada masa pemerintahan Wilopo dari PNI pada tahun 1953. Maka lahirlah UU No. 7 Tahun 1953 tentang Pemilu. UU inilah yang menjadi payung hukum Pemilu 1955 yang diselenggarakan secara langsung, umum, bebas dan rahasia. Dengan demikian UU No. 27 Tahun 1948 tentang Pemilu yang diubah dengan UU No. 12 tahun 1949 yang mengadopsi pemilihan bertingkat (tidak langsung) bagi anggota DPR tidak berlaku lagi.</p>
<p>Patut dicatat dan dibanggakan bahwa pemilu yang pertama kali tersebut berhasil diselenggarakan dengan aman, lancar, jujur dan adil serta sangat demokratis. Pemilu 1955 bahkan mendapat pujian dari berbagai pihak, termasuk dari negara-negara asing. Pemilu ini diikuti oleh lebih 30-an partai politik dan lebih dari seratus daftar kumpulan dan calon perorangan.</p>
<p>Yang menarik dari Pemilu 1955 adalah tingginya kesadaran berkom-petisi secara sehat. Misalnya, meski yang menjadi calon anggota DPR adalah perdana menteri dan menteri yang sedang memerintah, mereka tidak menggunakan fasilitas negara dan otoritasnya kepada pejabat bawahan untuk menggiring pemilih yang menguntungkan partainya. Karena itu sosok pejabat negara tidak dianggap sebagai pesaing yang menakutkan dan akan memenangkan pemilu dengan segala cara. Karena pemilu kali ini dilakukan untuk dua keperluan, yaitu memilih anggota DPR dan memilih anggota Dewan Kons-tituante, maka hasilnya pun perlu dipaparkan semuanya.</p>
<p><strong>Hasil Pemilu 1955 untuk Anggota DPR</strong></p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
No Partai/Nama Daftar Suara % Kursi<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
1. Partai Nasional Indonesia (PNI) 8.434.653 22,32 57<br />
2. Masyumi 7.903.886 20,92 57<br />
3. Nahdlatul Ulama (NU) 6.955.141 18,41 45<br />
4. Partai Komunis Indonesia (PKI) 6.179.914 16,36 39<br />
5. Partai Syarikat Islam Indonesia (PSII) 1.091.160 2,89 8<br />
6. Partai Kristen Indonesia (Parkindo) 1.003.326 2,66 8<br />
7. Partai Katolik 770.740 2,04 6<br />
8. Partai Sosialis Indonesia (PSI) 753.191 1,99 5<br />
9. Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia (IPKI) 541.306 1,43 4<br />
10. Pergerakan Tarbiyah Islamiyah (Perti) 483.014 1,28 4<br />
11. Partai Rakyat Nasional (PRN) 242.125 0,64 2<br />
12. Partai Buruh 224.167 0,59 2<br />
13. Gerakan Pembela Panca Sila (GPPS) 219.985 0,58 2<br />
14. Partai Rakyat Indonesia (PRI) 206.161 0,55 2<br />
15. Persatuan Pegawai Polisi RI (P3RI) 200.419 0,53 2<br />
16. Murba 199.588 0,53 2<br />
17. Baperki 178.887 0,47 1<br />
18. Persatuan Indoenesia Raya (PIR) Wongsonegoro 178.481 0,47 1<br />
19. Grinda 154.792 0,41 1<br />
20. Persatuan Rakyat Marhaen Indonesia (Permai) 149.287 0,40 1<br />
21. Persatuan Daya (PD) 146.054 0,39 1<br />
22. PIR Hazairin 114.644 0,30 1<br />
23. Partai Politik Tarikat Islam (PPTI) 85.131 0,22 1<br />
24. AKUI 81.454 0,21 1<br />
25. Persatuan Rakyat Desa (PRD) 77.919 0,21 1<br />
26. Partai Republik Indonesis Merdeka (PRIM) 72.523 0,19 1<br />
27. Angkatan Comunis Muda (Acoma) 64.514 0,17 1<br />
28. R.Soedjono Prawirisoedarso 53.306 0,14 1<br />
29. Lain-lain 1.022.433 2,71 -<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;<br />
Jumlah 37.785.299 100,00 257</p>
<p>Pemilu untuk anggota Dewan Konstituante dilakukan tanggal 15 Desember 1955. Jumlah kursi anggota Konstituante dipilih sebanyak 520, tetapi di Irian Barat yang memiliki jatah 6 kursi tidak ada pemilihan. Maka kursi yang dipilih hanya 514. Hasil pemilihan anggota Dewan Konstituante menunjukkan bahwa PNI, NU dan PKI meningkat dukungannya, sementara Masyumi, meski tetap menjadi pemenang kedua, perolehan suaranya merosot 114.267 dibanding-kan suara yang diperoleh dalam pemilihan anggota DPR. Peserta pemilihan anggota Konstituante yang mendapatkan kursi itu adalah sebagai berikut:</p>
<p>Hasil Pemilu 1955 untuk Anggota Konstituante.</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
No. Partai/Nama Daftar Suaraa % Kursi<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-<br />
1. Partai Nasional Indonesia (PNI) 9.070.218 23,97 119<br />
2. Masyumi 7.789.619 20,59 112<br />
3. Nahdlatul Ulama (NU) 6.989.333 18,47 91<br />
4. Partai Komunis Indonesia (PKI) 6.232.512 16,47 80<br />
5. Partai Syarikat Islam Indonesia (PSII) 1.059.922 2,80 16<br />
6. Partai Kristen Indonesia (Parkindo) 988.810 2,61 16<br />
7. Partai Katolik 748.591 1,99 10<br />
8. Partai Sosialis Indonesia (PSI) 695.932 1,84 10<br />
9. Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia (IPKI) 544.803 1,44 8<br />
10. Pergerakan Tarbiyah Islamiyah (Perti) 465.359 1,23 7<br />
11. Partai Rakyat Nasional (PRN) 220.652 0,58 3<br />
12. Partai Buruh 332.047 0,88 5<br />
13. Gerakan Pembela Panca Sila (GPPS) 152.892 0,40 2<br />
14. Partai Rakyat Indonesia (PRI) 134.011 0,35 2<br />
15. Persatuan Pegawai Polisi RI (P3RI) 179.346 0,47 3<br />
16. Murba 248.633 0,66 4<br />
17. Baperki 160.456 0,42 2<br />
18. Persatuan Indoenesia Raya (PIR) Wongsonegoro 162.420 0,43 2<br />
19. Grinda 157.976 0,42 2<br />
20. Persatuan Rakyat Marhaen Indonesia (Permai) 164.386 0,43 2<br />
21. Persatuan Daya (PD) 169.222 0,45 3<br />
22. PIR Hazairin 101.509 0,27 2<br />
23. Partai Politik Tarikat Islam (PPTI) 74.913 0,20 1<br />
24. AKUI 84.862 0,22 1<br />
25. Persatuan Rakyat Desa (PRD) 39.278 0,10 1<br />
26. Partai Republik Indonesis Merdeka (PRIM) 143.907 0,38 2<br />
27. Angkatan Comunis Muda (Acoma) 55.844 0,15 1<br />
28. R.Soedjono Prawirisoedarso 38.356 0,10 1<br />
29. Gerakan Pilihan Sunda 35.035 0,09 1<br />
30. Partai Tani Indonesia 30.060 0,08 1<br />
31. Radja Keprabonan 33.660 0,09 1<br />
32. Gerakan Banteng Republik Indonesis (GBRI) 39.874 0,11<br />
33. PIR NTB 33.823 0,09 1<br />
34. L.M.Idrus Effendi 31.988 0,08 1<br />
lain-lain 426.856 1,13<br />
Jumlah 37.837.105 514</p>
<p><strong>Periode Demokrasi Terpimpin</strong></p>
<p>Sangat disayangkan, kisah sukses Pemilu 1955 akhirnya tidak bisa dilanjutkan dan hanya menjadi catatan emas sejarah. Pemilu pertama itu tidak berlanjut dengan pemilu kedua lima tahun beri-kutnya, meskipun tahun 1958 Pejabat Presiden Sukarno sudah melantik Panitia Pemilihan Indonesia II.</p>
<p>Yang terjadi kemudian adalah berubahnya format politik dengan keluarnya Dekrit Presiden 5 Juli 1959, sebuah keputusan presiden untuk membubarkan Konstituante dan pernyataan kembali ke UUD 1945 yang diperkuat angan-angan Presiden Soekarno menguburkan partai-partai. Dekrit itu kemudian mengakhiri rezim demokrasi dan mengawali otoriterianisme kekuasaan di Indonesia, yang ? meminjam istilah Prof. Ismail Sunny &#8212; sebagai kekuasaan negara bukan lagi mengacu kepada democracy by law, tetapi democracy by decree.</p>
<p>Otoriterianisme pemerintahan Presiden Soekarno makin jelas ketika pada 4 Juni 1960 ia membubarkan DPR hasil Pemilu 1955, setelah sebelumnya dewan legislatif itu menolak RAPBN yang diajukan pemerintah. Presiden Soekarno secara sepihak dengan senjata Dekrit 5 Juli 1959 membentuk DPR-Gotong Royong (DPR-GR) dan MPR Sementara (MPRS) yang semua anggotanya diangkat presiden.</p>
<p>Pengangkatan keanggotaan MPR dan DPR, dalam arti tanpa pemi-lihan, memang tidak bertentangan dengan UUD 1945. Karena UUD 1945 tidak memuat klausul tentang tata cara memilih anggota DPR dan MPR. Tetapi, konsekuensi pengangkatan itu adalah terkooptasi-nya kedua lembaga itu di bawah presiden. Padahal menurut UUD 1945, MPR adalah pemegang kekuasaan tertinggi, sedangkan DPR neben atau sejajar dengan presiden.</p>
<p>Sampai Presiden Soekarno diberhentikan oleh MPRS melalui Sidang Istimewa bulan Maret 1967 (Ketetapan XXXIV/MPRS/ 1967) setelah meluasnya krisis politik, ekonomi dan sosial pascakudeta G 30 S/PKI yang gagal semakin luas, rezim yang kemudian dikenal dengan sebutan Demokrasi Terpimpin itu tidak pernah sekalipun menyelenggarakan pemilu. Malah tahun 1963 MPRS yang anggotanya diangkat menetapkan Soekarno, orang yang mengangkatnya, sebagai presiden seumur hidup. Ini adalah satu bentuk kekuasaan otoriter yang mengabaikan kemauan rakyat tersalurkan lewat pemilihan berkala.</p>
<p><strong>Pemilu 1971</strong></p>
<p>Ketika Jenderal Soeharto diangkat oleh MPRS menjadi pejabat Presiden menggantikan Bung Karno dalam Sidang Istimewa MPRS 1967, ia juga tidak secepatnya menyelenggarakan pemilu untuk mencari legitimasi kekuasaan transisi. Malah Ketetapan MPRS XI Tahun 1966 yang mengamanatkan agar Pemilu bisa diselenggarakan dalam tahun 1968, kemudian diubah lagi pada SI MPR 1967, oleh Jenderal Soeharto diubah lagi dengan menetapkan bahwa Pemilu akan diselenggarakan dalam tahun 1971.</p>
<p>Sebagai pejabat presiden Pak Harto tetap menggunakan MPRS dan DPR-GR bentukan Bung Karno, hanya saja ia melakukan pembersihan lembaga tertinggi dan tinggi negara tersebut dari sejumlah anggota yang dianggap berbau Orde Lama.</p>
<p>Pada prakteknya Pemilu kedua baru bisa diselenggarakan tanggal 5 Juli 1971, yang berarti setelah 4 tahun pak Harto berada di kursi kepresidenan. Pada waktu itu ketentuan tentang kepartaian (tanpa UU) kurang lebih sama dengan yang diterapkan Presiden Soekarno.</p>
<p>UU yang diadakan adalah UU tentang pemilu dan susunan dan kedudukan MPR, DPR, dan DPRD. Menjelang pemilu 1971, pemerintah bersama DPR GR menyelesaikan UU No. 15 Tahun 1969 tentang Pemilu dan UU No. 16 tentang Susunan dan Kedudukan MPR, DPR dan DPRD. Penyelesaian UU itu sendiri memakan waktu hampir tiga tahun.</p>
<p>Hal yang sangat signifikan yang berbeda dengan Pemilu 1955 adalah bahwa para pejebat negara pada Pemilu 1971 diharuskan bersikap netral. Sedangkan pada Pemilu 1955 pejabat negara, termasuk perdana menteri yang berasal dari partai bisa ikut menjadi calon partai secara formal. Tetapi pada prakteknya pada Pemilu 1971 para pejabat pemerintah berpihak kepada salah satu peserta Pemilu, yaitu Golkar. Jadi sesungguhnya pemerintah pun merekayasa ketentuan-ketentuan yang menguntungkan Golkar seperti menetapkan seluruh pegawai negeri sipil harus menyalurkan aspirasinya kepada salah satu peserta Pemilu itu.</p>
<p>Dalam hubungannya dengan pembagian kursi, cara pembagian yang digunakan dalam Pemilu 1971 berbeda dengan Pemilu 1955. Dalam Pemilu 1971, yang menggunakan UU No. 15 Tahun 1969 sebagai dasar, semua kursi terbagi habis di setiap daerah pemilihan. Cara ini ternyata mampu menjadi mekanisme tidak langsung untuk mengurangi jumlah partai yang meraih kursi dibandingkan penggunaan sistem kombinasi. Tetapi, kelemahannya sistem demiki-an lebih banyak menyebabkan suara partai terbuang percuma.</p>
<p>Jelasnya, pembagian kursi pada Pemilu 1971 dilakukan dalam tiga tahap, ini dalam hal ada partai yang melakukan stembus accoord. Tetapi di daerah pemilihan yang tidak terdapat partai yang melakukan stembus acccord, pembagian kursi hanya dilakukan dalam dua tahap.</p>
<p>Tahap pembagian kursi pada Pemilu 1971 adalah sebagai berikut. Pertama, suara partai dibagi dengan kiesquotient di daerah pemi-lihan. Tahap kedua, apabila ada partai yang melakukan stembus accoord, maka jumlah sisa suara partai-partai yang menggabungkan sisa suara itu dibagi dengan kiesquotient. Pada tahap berikutnya apabila masih ada kursi yang tersisa masing-masing satu kursi diserahkan kepada partai yang meraih sisa suara terbesar, termasuk gabungan sisa suara partai yang melakukan stembus accoord dari perolehan kursi pembagian tahap kedua. Apabila tidak ada partai yang melakukan stembus accoord, maka setelah pembagian pertama, sisa kursi dibagikan langsung kepada partai yang memiliki sisa suara terbesar.</p>
<p>Namun demikian, cara pembagian kursi dalam Pemilu 1971 menyebabkan tidak selarasnya hasil perolehan suara secara nasional dengan perolehan keseluruhan kursi oleh suatu partai. Contoh paling gamblang adalah bias perolehan kursi antara PNI dan Parmusi. PNI yang secara nasional suaranya lebih besar dari Parmusi, akhirnya memperoleh kursi lebih sedikit dibandingkan Parmusi. Untuk lebih jelasnya lihat tabel di bawah ini.</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
No. Partai Suara % Kursi<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
1. Golkar 34.348.673 62,82 236<br />
2. NU 10.213.650 18,68 58<br />
3. Parmusi 2.930.746 5,36 24<br />
4. PNI 3.793.266 6,93 20<br />
5. PSII 1.308.237 2,39 10<br />
6. Parkindo 733.359 1,34 7<br />
7. Katolik 603.740 1,10 3<br />
8. Perti 381.309 0,69 2<br />
9. IPKI 338.403 0,61 -<br />
10. Murba 48.126 0,08 -<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
Jumlah 54.669.509 100,00 360</p>
<p><strong>Pemilu 1977, 1982, 1987, 1992, dan 1997</strong></p>
<p>Setelah 1971, pelaksanaan Pemilu yang periodik dan teratur mulai terlaksana. Pemilu ketiga diselenggarakan 6 tahun lebih setelah Pemilu 1971, yakni tahun 1977, setelah itu selalu terjadwal sekali dalam 5 tahun. Dari segi jadwal sejak itulah pemilu teratur dilaksanakan.</p>
<p>Satu hal yang nyata perbedaannya dengan Pemilu-pemilu sebelumnya adalah bahwa sejak Pemilu 1977 pesertanya jauh lebih sedikit, dua parpol dan satu Golkar. Ini terjadi setelah sebelumnya pemerintah bersama-sama dengan DPR berusaha menyederhanakan jumlah partai dengan membuat UU No. 3 Tahun 1975 tentang Partai Politik dan Golkar. Kedua partai itu adalah Partai Persatuan Pembangunan atau PPP dan Partai Demokrasi Indonesia atau PDI) dan satu Golongan Karya atau Golkar. Jadi dalam 5 kali Pemilu, yaitu Pemilu 1977, 1982, 1987, 1992, dan 1997 pesertanya hanya tiga tadi.</p>
<p>Hasilnya pun sama, Golkar selalu menjadi pemenang, sedangkan PPP dan PDI menjadi pelengkap atau sekedar ornamen. Golkar bahkan sudah menjadi pemenang sejak Pemilu 1971. Keadaan ini secara lang-sung dan tidak langsung membuat kekuasaan eksekutif dan legislatif berada di bawah kontrol Golkar. Pendukung utama Golkar adalah birokrasi sipil dan militer. Berikut ini dipaparkan hasil dari 5 kali Pemilu tersebut secara berturut-turut.</p>
<p><strong>Hasil Pemilu 1977</strong></p>
<p>Pemungutan suara Pemilu 1977 dilakukan 2 Mei 1977. Cara pembagian kursi masih dilakukan seperti dalam Pemilu 1971, yakni mengikuti sistem proporsional di daerah pemilihan. Dari 70.378.750 pemilih, suara yang sah mencapai 63.998.344 suara atau 90,93 persen. Dari suara yang sah itu Golkar meraih 39.750.096 suara atau 62,11 persen. Namun perolehan kursinya menurun menjadi 232 kursi atau kehilangan 4 kursi dibandingkan Pemilu 1971.</p>
<p>Pada Pemilu 1977 suara PPP naik di berbagai daerah, bahkan di DKI Jakarta dan DI Aceh mengalahkan Golkar. Secara nasional PPP berhasil meraih 18.743.491 suara, 99 kursi atau naik 2,17 persen, atau bertambah 5 kursi dibanding gabungan kursi 4 partai Islam dalam Pemilu 1971. Kenaikan suara PPP terjadi di banyak basis-basis eks Masjumi. Ini seiring dengan tampilnya tokoh utama Masjumi mendukung PPP. Tetapi kenaikan suara PPP di basis-basis Masjumi diikuti pula oleh penurunan suara dan kursi di basis-basis NU, sehingga kenaikan suara secara nasional tidak begitu besar.</p>
<p>PPP berhasil menaikkan 17 kursi dari Sumatera, Jakarta, Jawa Barat dan Kalimantan, tetapi kehilangan 12 kursi di Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur dan Sulawesi Selatan. Secara nasional tambahan kursi hanya 5.</p>
<p>PDI juga merosot perolehan kursinya dibanding gabungan kursi partai-partai yang berfusi sebelumnya, yakni hanya memperoleh 29 kursi atau berkurang 1 kursi di banding gabungan suara PNI, Parkindo dan Partai Katolik. Selengkapnya perolehan kursi dan suara tersebut bisa dilihat pada tabel di bawah ini.</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;<br />
No. Partai Suara % Kursi % (1971) Keterangan<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;<br />
1. Golkar 39.750.096 62,11 232 62,80 &#8211; 0,69<br />
2. PPP 18.743.491 29,29 99 27,12 + 2,17<br />
3. PDI 5.504.757 8,60 29 10,08 &#8211; 1,48<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;<br />
Jumlah 63.998.344 100,00 360 100,00<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;</p>
<p><strong>Hasil Pemilu 1982</strong></p>
<p>Pemungutan suara Pemilu 1982 dilangsungkan secara serentak pada tanggal 4 Mei 1982. Pada Pemilu ini perolehan suara dan kursi secara nasional Golkar meningkat, tetapi gagal merebut kemenangan di Aceh. Hanya Jakarta dan Kalimantan Selatan yang berhasil diambil Golkar dari PPP. Secara nasional Golkar berhasil merebut tambahan 10 kursi dan itu berarti kehilangan masing-masing 5 kursi bagi PPP dan PDI Golkar meraih 48.334.724 suara atau 242 kursi. Adapun cara pembagian kursi pada Pemilu ini tetap mengacu pada ketentuan Pemilu 1971.</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;<br />
No. Partai Suara DPR % Kursi % (1977) Keterangan<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;<br />
1. Golkar 48.334.724 64,34 242 62,11 + 2,23<br />
2. PPP 20.871.880 27,78 94 29,29 &#8211; 1,51<br />
3. PDI 5.919.702 7,88 24 8,60 &#8211; 0,72<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;<br />
Jumlah 75.126.306 100,00 364 100,00<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;</p>
<p><strong>Hasil Pemilu 1987</strong></p>
<p>Pemungutan suara Pemilu 1987 diselenggarakan tanggal 23 April 1987 secara serentak di seluruh tanah air. Dari 93.737.633 pemilih, suara yang sah mencapai 85.869.816 atau 91,32 persen. Cara pembagian kursi juga tidak berubah, yaitu tetap mengacu pada Pemilu sebelumnya.</p>
<p>Hasil Pemilu kali ini ditandai dengan kemerosotan terbesar PPP, yakni hilangnya 33 kursi dibandingkan Pemilu 1982, sehingga hanya mendapat 61 kursi. Penyebab merosotnya PPP antara lain karena tidak boleh lagi partai itu memakai asas Islam dan diubahnya lambang dari Ka&#8217;bah kepada Bintang dan terjadinya penggembosan oleh tokoh- tokoh unsur NU, terutama Jawa Timur dan Jawa Tengah.</p>
<p>Sementara itu Golkar memperoleh tambahan 53 kursi sehingga menjadi 299 kursi. PDI, yang tahun 1986 dapat dikatakan mulai dekat dengan kekuasaan, sebagaimana diindikasikan dengan pembentukan DPP PDI hasil Kongres 1986 oleh Menteri Dalam Negeri Soepardjo Rustam, berhasil menambah perolehan kursi secara signifikan dari 30 kursi pada Pemilu 1982 menjadi 40 kursi pada Pemilu 1987 ini.</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;<br />
No. Partai Suara % Kursi % (1982) Keterangan<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;<br />
1. Golkar 62.783.680 73,16 299 68,34 + 8,82<br />
2. PPP 13.701.428 15,97 61 7,78 &#8211; 11,81<br />
3. PDI 9.384.708 10,87 40 7,88 + 2,99<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;<br />
Jumlah 85.869.816 100,00 400<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;</p>
<p><strong>Hasil Pemilu 1992</strong></p>
<p>Cara pembagian kursi untuk Pemilu 1992 juga masih sama dengan Pemilu sebelumnya. Hasil Pemilu yang pemungutan suaranya dilaksanakan tanggal 9 Juni 1992 ini pada waktu itu agak mengagetkan banyak orang. Sebab, perolehan suara Golkar kali ini merosot dibandingkan Pemilu 1987. Kalau pada Pemilu 1987 perolehan suaranya mencapai 73,16 persen, pada Pemilu 1992 turun menjadi 68,10 persen, atau merosot 5,06 persen. Penurunan yang tampak nyata bisa dilihat pada perolehan kursi, yakni menurun dari 299 menjadi 282, atau kehilangan 17 kursi dibanding pemilu sebelumnya.</p>
<p>PPP juga mengalami hal yang sama, meski masih bisa menaikkan 1 kursi dari 61 pada Pemilu 1987 menjadi 62 kursi pada Pemilu 1992 ini. Tetapi di luar Jawa suara dan kursi partai berlambang ka?bah itu merosot. Pada Pemilu 1992 partai ini kehilangan banyak kursi di luar Jawa, meski ada penambahan kursi dari Jawa Timur dan Jawa Tengah. Malah partai itu tidak memiliki wakil sama sekali di 9 provinsi, termasuk 3 provinsi di Sumatera. PPP memang berhasil menaikkan perolehan 7 kursi di Jawa, tetapi karena kehilangan 6 kursi di Sumatera, akibatnya partai itu hanya mampu menaikkan 1 kursi secara nasional.</p>
<p>Yang berhasil menaikkan perolehan suara dan kursi di berbagai daerah adalah PDI. Pada Pemilu 1992 ini PDI berhasil meningkatkan perolehan kursinya 16 kursi dibandingkan Pemilu 1987, sehingga menjadi 56 kursi. Ini artinya dalam dua pemilu, yaitu 1987 dan 1992, PDI berhasil menambah 32 kursinya di DPR RI.</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;<br />
No. Partai Suara % Kursi % (1987) Keterangan<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;<br />
1. Golkar 66.599.331 68,10 282 73,16 &#8211; 5,06<br />
2. PPP 16.624.647 17,01 62 15,97 + 1,04<br />
3. PDI 14.565.556 14,89 56 10,87 + 4.02<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;<br />
Jumlah 97.789.534 100,00 400 100,00<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;</p>
<p><strong>Hasil Pemilu 1997</strong></p>
<p>Sampai Pemilu 1997 ini cara pembagian kursi yang digunakan tidak berubah, masih menggunakan cara yang sama dengan Pemilu 1971, 1977, 1982, 1987, dan 1992. Pemungutan suara diselenggarakan tanggal 29 Mei 1997. Hasilnya menunjukkan bahwa setelah pada Pemilu 1992 mengalami kemerosotan, kali ini Golkar kembali merebut suara pendukungnnya. Perolehan suaranya mencapai 74,51 persen, atau naik 6,41. Sedangkan perolehan kursinya meningkat menjadi 325 kursi, atau bertambah 43 kursi dari hasil pemilu sebelumnya.</p>
<p>PPP juga menikmati hal yang sama, yaitu meningkat 5,43 persen. Begitu pula untuk perolehan kursi. Pada Pemilu 1997 ini PPP meraih 89 kursi atau meningkat 27 kursi dibandingkan Pemilu 1992. Dukungan terhadap partai itu di Jawa sangat besar.</p>
<p>Sedangkan PDI, yang mengalami konflik internal dan terpecah antara PDI Soerjadi dengan Megawati Soekarnoputri setahun menjelang pemilu, perolehan suaranya merosot 11,84 persen, dan hanya mendapat 11 kursi, yang berarti kehilangan 45 kursi di DPR dibandingkan Pemilu 1992.</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;<br />
No. Partai Suara % Kursi % (1992) Keterangan<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;<br />
1. Golkar 84.187.907 74,51 325 68,10 + 6,41<br />
2. PPP 25.340.028 22,43 89 17,00 + 5,43<br />
3. PDI 3.463.225 3,06 11 14,90 &#8211; 11,84<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;<br />
Jumlah 112.991.150 100 425 100,00<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;</p>
<p>Pemilu kali ini diwarnai banyak protes. Protes terhadap kecurangan terjadi di banyak daerah. Bahkan di Kabupaten Sampang, Madura, puluhan kotak suara dibakar massa karena kecurangan penghitungan suara dianggap keterlaluan. Ketika di beberapa tempat di daerah itu pemilu diulang pun, tetapi pemilih, khususnya pendukung PPP, tidak mengambil bagian.</p>
<p><strong>Pemilu 1999</strong></p>
<p>Setelah Presiden Soeharto dilengserkan dari kekuasaannya pada tanggal 21 Mei 1998 jabatan presiden digantikan oleh Wakil Presiden Bacharuddin Jusuf Habibie. Atas desakan publik, Pemilu yang baru atau dipercepat segera dilaksanakan, sehingga hasil-hasil Pemilu 1997 segera diganti. Kemudian ternyata bahwa Pemilu dilaksanakan pada 7 Juni 1999, atau 13 bulan masa kekuasaan Habibie. Pada saat itu untuk sebagian alasan diadakannya Pemilu adalah untuk memperoleh pengakuan atau kepercayaan dari publik, termasuk dunia internasional, karena pemerintahan dan lembaga-lembaga lain yang merupakan produk Pemilu 1997 sudah dianggap tidak dipercaya. Hal ini kemudian dilanjutkan dengan penyelenggaraan Sidang Umum MPR untuk memilih presiden dan wakil presiden yang baru.</p>
<p>Ini berarti bahwa dengan pemilu dipercepat, yang terjadi bukan hanya bakal digantinya keanggotaan DPR dan MPR sebelum selesai masa kerjanya, tetapi Presiden Habibie sendiri memangkas masa jabatannya yang seharusnya berlangsung sampai tahun 2003, suatu kebijakan dari seorang presiden yang belum pernah terjadi sebelumnya.</p>
<p>Sebelum menyelenggarakan Pemilu yang dipercepat itu, pemerintah mengajukan RUU tentang Partai Politik, RUU tentang Pemilu dan RUU tentang Susunan dan Kedudukan MPR, DPR dan DPRD. Ketiga draft UU ini disiapkan oleh sebuah tim Depdagri, yang disebut Tim 7, yang diketuai oleh Prof. Dr. M. Ryaas Rasyid (Rektor IIP Depdagri, Jakarta).</p>
<p>Setelah RUU disetujui DPR dan disahkan menjadi UU, presiden membentuk Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang anggota-anggotanya adalah wakil dari partai politik dan wakil dari pemerintah. Satu hal yang secara sangat menonjol membedakan Pemilu 1999 dengan Pemilu-pemilu sebelumnya sejak 1971 adalah Pemilu 1999 ini diikuti oleh banyak sekali peserta. Ini dimungkinkan karena adanya kebebasan untuk mendirikan partai politik. Peserta Pemilu kali ini adalah 48 partai. Ini sudah jauh lebih sedikit dibandingkan dengan jumlah partai yang ada dan terdaftar di Departemen Kehakiman dan HAM, yakni 141 partai.</p>
<p>Dalam sejarah Indonesia tercatat, bahwa setelah pemerintahan Perdana Menteri Burhanuddin Harahap, pemerintahan Reformasi inilah yang mampu menyelenggarakan pemilu lebih cepat setelah proses alih kekuasaan. Burhanuddin Harahap berhasil menyelenggarakan pemilu hanya sebulan setelah menjadi Perdana Menteri menggantikan Ali Sastroamidjojo, meski persiapan-persiapannya sudah dijalankan juga oleh pemerintahan sebelum-nya. Habibie menyelenggarakan pemilu setelah 13 bulan sejak ia naik ke kekuasaan, meski persoalan yang dihadapi Indonesia bukan hanya krisis politik, tetapi yang lebih parah adalah krisis ekonomi, sosial dan penegakan hukum serta tekanan internasional.</p>
<p><strong>Hasil Pemilu 1999</strong></p>
<p>Meskipun masa persiapannya tergolong singkat, pelaksanaan pemungutan suara pada Pemilu 1999 ini bisa dilakukan sesuai jadwal, yakni tanggal 7 Juni 1999. Tidak seperti yang diprediksikan dan dikhawatirkan banyak pihak sebelumnya, ternyata Pemilu 1999 bisa terlaksana dengan damai, tanpa ada kekacauan yang berarti. Hanya di beberapa Daerah Tingkat II di Sumatera Utara yang pelaksanaan pemungutan suaranya terpaksa diundur suara satu pekan. Itu pun karena adanya keterlambatan atas datangnya perlengkapan pemungutan suara.</p>
<p>Tetapi tidak seperti pada pemungutan suara yang berjalan lancar, tahap penghitungan suara dan pembagian kursi pada Pemilu kali ini sempat menghadapi hambatan. Pada tahap penghitungan suara, 27 partai politik menolak menandatangani berita acara perhitungan suara dengan dalih Pemilu belum jurdil (jujur dan adil). Sikap penolakan tersebut ditunjukkan dalam sebuah rapat pleno KPU. Ke-27 partai tersebut adalah sebagai berikut:</p>
<p>Partai yang Tidak Menandatangani Hasil Pemilu 1999.</p>
<p>Nomor Nama Partai<br />
1. Partai Keadilan<br />
2. PNU<br />
3. PBI<br />
4. PDI<br />
5. Masyumi<br />
6. PNI Supeni<br />
7. Krisna<br />
8. Partai KAMI<br />
9. PKD<br />
10. PAY<br />
11. Partai MKGR<br />
12. PIB<br />
13. Partai SUNI<br />
14. PNBI<br />
15. PUDI<br />
16. PBN<br />
17. PKM<br />
18. PND<br />
19. PADI<br />
20. PRD<br />
21. PPI<br />
22. PID<br />
23. Murba<br />
24. SPSI<br />
25. PUMI<br />
26 PSP<br />
27. PARI</p>
<p>Karena ada penolakan, dokumen rapat KPU kemudian diserahkan pimpinan KPU kepada presiden. Oleh presiden hasil rapat dari KPU tersebut kemudian diserahkan kepada Panwaslu (Panitia Pengawas Pemilu). Panwaslu diberi tugas untuk meneliti keberatan-keberatan yang diajukan wakil-wakil partai di KPU yang berkeberatan tadi. Hasilnya, Panwaslu memberikan rekomen-dasi bahwa pemilu sudah sah. Lagipula mayoritas partai tidak menyertakan data tertulis menyangkut keberatan-keberatannya. Presiden kemudian juga menyatakan bahwa hasil pemilu sah. Hasil final pemilu baru diketahui masyararakat tanggal 26 Juli 1999.</p>
<p>Setelah disahkan oleh presiden, PPI (Panitia Pemilihan Indonesia) langsung melakukan pembagian kursi. Pada tahap ini juga muncul masalah. Rapat pembagian kursi di PPI berjalan alot. Hasil pembagian kursi yang ditetapkan Kelompok Kerja PPI, khususnya pembagian kursi sisa, ditolak oleh kelompok partai Islam yang melakukan stembus accoord. Hasil Kelompok Kerja PPI menunjukkan, partai Islam yang melakukan stembus accoord hanya mendapatkan 40 kursi. Sementara Kelompok stembus accoord 8 partai Islam menyatakan bahwa mereka berhak atas 53 dari 120 kursi sisa.</p>
<p>Perbedaan pendapat di PPI tersebut akhirnya diserahkan kepada KPU. Di KPU perbedaan pendapat itu akhirnya diselesaikan melalui voting dengan dua opsi. Opsi pertama, pembagian kursi sisa dihitung dengan memperhatikan suara stembus accoord, sedangkan opsi kedua pembagian tanpa stembus accoord. Hanya 12 suara yang mendukung opsi pertama, sedangkan yang mendukung opsi kedua 43 suara. Lebih dari 8 partai walk out. Ini berarti bahwa pembagian kursi dilakukan tanpa memperhitungkan lagi stembus accoord.</p>
<p>Berbekal keputusan KPU tersebut, PPI akhirnya dapat melakukan pembagian kursi hasil pemilu pada tanggal 1 September 1999. Hasil pembagian kursi itu menunjukkan, lima partai besar memborong 417 kursi DPR atau 90,26 persen dari 462 kursi yang diperebutkan.</p>
<p>Sebagai pemenangnya adalah PDI-P yang meraih 35.689.073 suara atau 33,74 persen dengan perolehan 153 kursi. Golkar memperoleh 23.741.758 suara atau 22,44 persen sehingga mendapatkan 120 kursi atau kehilangan 205 kursi dibanding Pemilu 1997. PKB dengan 13.336.982 suara atau 12,61 persen, mendapatkan 51 kursi. PPP dengan 11.329.905 suara atau 10,71 persen, mendapatkan 58 kursi atau kehilangan 31 kursi dibanding Pemilu 1997. PAN meraih 7.528.956 suara atau 7,12 persen, mendapatkan 34 kursi. Di luar lima besar, partai lama yang masih ikut, yakni PDI merosot tajam dan hanya meraih 2 kursi dari pembagian kursi sisa, atau kehilangan 9 kursi dibanding Pemilu 1997. Selengkapnya hasil perhitungan pembagian kursi itu seperti terlihat dalam tabel di bawah.</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;<br />
No. Nama Partai Suara DPR Kursi Tanpa SA Kursi Dengan SA<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;<br />
1. PDIP 35.689.073 153 154<br />
2. Golkar 23.741.749 120 120<br />
3. PPP 11.329.905 58 59<br />
4. PKB 13.336.982 51 51<br />
5. PAN 7.528.956 34 35<br />
6. PBB 2.049.708 13 13<br />
7. Partai Keadilan 1.436.565 7 6<br />
8. PKP 1.065.686 4 6<br />
9. PNU 679.179 5 3<br />
10. PDKB 550.846 5 3<br />
11. PBI 364.291 1 3<br />
12. PDI 345.720 2 2<br />
13. PP 655.052 1 1<br />
14. PDR 427.854 1 1<br />
15. PSII 375.920 1 1<br />
16. PNI Front Marhaenis 365.176 1 1<br />
17. PNI Massa Marhaen 345.629 1 1<br />
18. IPKI 328.654 1 1<br />
19. PKU 300.064 1 1<br />
20. Masyumi 456.718 1 -<br />
21. PKD 216.675 1 -<br />
22. PNI Supeni 377.137 &#8211; -<br />
23. Krisna 369.719 &#8211; -<br />
24. Partai KAMI 289.489 &#8211; -<br />
25. PUI 269.309 &#8211; -<br />
26. PAY 213.979 &#8211; -<br />
27. Partai Republik 328.564 &#8211; -<br />
28. Partai MKGR 204.204 &#8211; -<br />
29. PIB 192.712 &#8211; -<br />
30. Partai SUNI 180.167 &#8211; -<br />
31. PCD 168.087 &#8211; -<br />
32. PSII 1905 152.820 &#8211; -<br />
33. Masyumi Baru 152.589 &#8211; -<br />
34. PNBI 149.136 &#8211; -<br />
35. PUDI 140.980 &#8211; -<br />
36. PBN 140.980 &#8211; -<br />
37. PKM 104.385 &#8211; -<br />
38. PND 96.984 &#8211; -<br />
39. PADI 85.838 &#8211; -<br />
40. PRD 78.730 &#8211; -<br />
41. PPI 63.934 &#8211; -<br />
42. PID 62.901 &#8211; -<br />
43. Murba 62.006 &#8211; -<br />
44. SPSI 61.105 &#8211; -<br />
45. PUMI 49.839 &#8211; -<br />
46. PSP 49.807 &#8211; -<br />
47. PARI 54.790 &#8211; -<br />
48. PILAR 40.517 &#8211; -<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;<br />
Jumalah 105.786.661 462 462<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;</p>
<p>Catatan:<br />
Jumlah suara partai yang tidak menghasilkan kursi mencapai 9.700.658. atau 9,17 persen dari suara yang sah.<br />
Apabila pembagian kursi dilakukan dengan sistem kombinasi jumlah partai yang mendapatkan kursi mencapai 37 partai dengan jumlah suara partai yang tidak menghasilkan kursi hanya 706.447 atau 0,67 persen dari suara sah.</p>
<p>Cara pembagian kursi hasil pemilihan kali ini tetap memakai sistem proporsional dengan mengikuti varian Roget. Dalam sistem ini sebuah partai memperoleh kursi seimbang dengan suara yang diperolehnya di daerah pemilihan, termasuk perolehan kursi berdasarkan the largest remainder.</p>
<p>Tetapi cara penetapan calon terpilih berbeda dengan Pemilu sebelumnya, yakni dengan menentukan ranking perolehan suara suatu partai di daerah pemilihan. Apabila sejak Pemilu 1977 calon nomor urut pertama dalam daftar calon partai otomatis terpilih apabila partai itu mendapatkan kursi, maka kini calon terpillih ditetapkan berdasarkan suara terbesar atau terba-nyak dari daerah di mana seseorang dicalonkan. Dengan demikian seseorang calon, sebut saja si A, meski berada di urutan terbawah dari daftar calon, kalau dari daerahnya partai mendapatkan suara terbesar, maka dialah yang terpilih. Untuk cara penetapan calon terpilih berdasarkan perolehan suara di Daerah Tingkat II ini sama dengan cara yang dipergunakan pada Pemilu 1971.</p>
<p>Bagaimanapun penyelenggaraan Pemilu-pemilu tersebut merupakan pengalaman yang berharga. Sekarang, apakah pengalaman itu akan bermanfaat atau tidak semuanya sangat tergantung pada penggunaannya untuk masa-masa yang akan datang. Pemilu yang paling dekat adalah Pemilu 2004. Pengalaman tadi akan bisa dikatakan berharga apabila Pemilu 2004 nanti memang lebih baik daripada Pemilu 1999. Pemilu 1999 untuk banyak hal telah mendapat pujian dari berbagai pihak. Dengan pengalaman tersebut, sudah seharusnyalah kalau Pemilu 2004 mendatang lebih baik lagi.</p>
<p>Sumber: <strong>www.kpu.go.id</strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/afansepti.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/afansepti.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/afansepti.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/afansepti.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/afansepti.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/afansepti.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/afansepti.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/afansepti.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/afansepti.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/afansepti.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/afansepti.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/afansepti.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/afansepti.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/afansepti.wordpress.com/13/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=afansepti.wordpress.com&amp;blog=6778703&amp;post=13&amp;subd=afansepti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://afansepti.wordpress.com/2009/04/26/sejarah-pemilu-di-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/67552144da74d0042a5b60307209705e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">afansepti</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Muxlim, Gaya Hidup Umat Muslim Dunia</title>
		<link>http://afansepti.wordpress.com/2009/04/26/muxlim-gaya-hidup-umat-muslim-dunia/</link>
		<comments>http://afansepti.wordpress.com/2009/04/26/muxlim-gaya-hidup-umat-muslim-dunia/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 26 Apr 2009 04:19:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>afansepti</dc:creator>
				<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<category><![CDATA[IT Knowledge]]></category>
		<category><![CDATA[Serba Serbi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://afansepti.wordpress.com/?p=9</guid>
		<description><![CDATA[&#8216;Virus&#8217; situs jejaring sosial memang sedang mewabah di hampir seluruh penjuru dunia. Jika kini masyarakat Indonesia tengah dilanda demam Facebook, umat Muslim di negara-negara Islam justru menggemari Muxlim. Situs gaya hidup komunitas Muslim ini tak kalah hebat dibandingkan Facebook, Friendster, dan MySpace. Situs jejaring sosial khusus komunitas Muslim itu kali pertama diluncurkan pada 2006. Muxlim [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=afansepti.wordpress.com&amp;blog=6778703&amp;post=9&amp;subd=afansepti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">&#8216;Virus&#8217; situs jejaring sosial memang sedang mewabah di hampir seluruh penjuru dunia. Jika kini masyarakat Indonesia tengah dilanda demam <em>Facebook</em>, umat Muslim di negara-negara Islam justru menggemari <em>Muxlim</em>. Situs gaya hidup komunitas Muslim ini tak kalah hebat dibandingkan <em>Facebook, Friendster</em>, dan <em>MySpace</em>.</span></p>
<p>Situs jejaring sosial khusus komunitas Muslim itu kali pertama diluncurkan pada 2006. Muxlim Inc yang didirikan Mohamed El-Fatatry dan Pietari Paivenen&#8211;dua <em>entrepreneur</em> yang berbasis di Finlandia&#8211;itu telah meraih kesuksesan. <em>BBC</em> menabalkan <em>Muxlim</em> sebagai salah satu situs jejaring sosial yang tumbuh paling cepat di dunia.</p>
<p>Tak cuma itu, situs gaya hidup komunitas Muslim ini juga diakses puluhan juta pengunjung setiap tahun. Tak heran, jika <em>Muxlim</em> pun dinobatkan sebagai salah satu finalis Red Herring 100. Pada 2008, surat kabar terkemuka di Finlandia <em>Helsingin Sanomat</em> memasukkan Muxlim Inc dalam 100 perusahaan tersukses di negara itu.<span id="more-9"></span></p>
<p>Majalah teknologi terkemuka di Amerika Serikat (AS) menobatkan <em>Muxlim</em> sebagai salah satu <em>best tech start-ups</em> dari Eropa. Situs jejaring sosial khusus umat Muslim itu menawarkan tiga layanan. <em>My Muxlim</em> menjadi situs jejaring sosial yang menghubungkan umat Muslim di 190 negara.</p>
<p>Selain itu, situs ini juga menawarkan <em>Search.Muxlim.com</em>, yang berfungsi untuk melacak dan mencari situs Muslim serta seluruh <em>web</em>. Yang paling hebat, situs jejaring sosial ini menawarkan <em>Quran.Muxlim.com</em>. Dengan fasilitas itu, Anda bisa mendapatkan terjemahan Alquran dalam 25 bahasa.</p>
<p>Lalu, apa yang membuat anak Muda Muslim di Eropa dan Amerika Utara menggemari <em>Muxlim</em>? Shabana Ahmadzai (19) warga Finlandia keturunan Afghanistan mengaku sudah dua tahun bergabung menjadi anggota <em>Muxlim</em>. Menurut dia, membuat pertemanan dan gabung dalam sebuah grup di <em>Muxlim</em> lebih mudah ketimbang di Facebook.</p>
<p>&#8220;Kami semua berbagi ideologi yang sama meskipun kamu non-Muslim bahkan ateis sekalipun. Kenyataannya di <em>Muxlim</em>, Anda akan tertarik untuk mengetahui Islam dan mengetahui bagaimana Muslim itu,&#8221; papar Shabana kepada <em>Reuters</em> di sebuah kafe di Helsinki, Finlandia.</p>
<p>Menurut pendiri <em>Muxlim</em>, Mohamed El-Fatatry (24), jumlah pengunjung situs jejaring sosial yang diciptakannya mampu mencapai 1,5 juta per bulan, naik pesat dibandingkan 18 bulan lalu yang hanya mencapai 100 ribu pengunjung.</p>
<p>&#8220;Jumlah pengunjung <em>Muxlim</em> hanya dua persen dari total populasi dunia <em>online</em> Muslim,&#8221; papar El-Fatatry yang datang dari Uni Emirat Arab (UAE) ke Finlandia untuk belajar pada 2004. Di negara skandinavia itu, El-Fatatry justru meraih kesuksesan dengan situs pertemanan yang diciptakannya.<br />
Menurut dia, <em>Muxlim</em> hidup dari iklan dan jualan konten yang dapat diunduh. El-Fatatry menargetkan akhir tahun ini, <em>Muxlim</em> akan menjadi situs jejaring sosial yang dikunjungi 10 juta pengguna setiap bulannya. Salah satu strateginya, <em>Muxlim</em> akan merambah negara-negara minoritas Muslim.</p>
<p>Kini, sekitar 60 persen pengguna <em>Muxlim</em> berasal dari Amerika Utara dan Eropa. Sekitar tiga persen anggota <em>Muxlim</em> adalah non-Muslim dan lebih dari separuh pecinta situs itu adalah kaum hawa. Situs ini pada 2007 mendapat suntikan dana sebesar 2 juta dolar AS dari perusahaan Rite Internet Ventures.</p>
<p>&#8220;<em>Muxlim</em> memiliki jumlah lalu lintas pengunjung yang bagus. Situs ini diapresiasi oleh penggunanya,&#8221; ungkap <em>Chief Executive</em> Rite Internet Ventures&#8211;perusahaan berbendera Swedia&#8211;Christoffer Hagglund. <em>Muxlim</em> terus mengembangkan diri. Kini, perusahaan itu sedang mencari suntikan dana lebih besar agar mampu menjangkau seluruh komunitas Muslim.</p>
<p>Masyarakat Muslim dunia adalah pasar yang sangat menjanjikan. Pada 2007, JWT&#8211;sebuah agen periklanan&#8211;memperkirakan pendapatan tahunan umat Islam di AS mencapai 170 miliar dolar AS. Jumlah umat Islam di dunia mencapai 1,5 miliar jiwa. Sebuah pasar yang sangat menjanjikan. Akankah <em>Muxlim</em> mampu menyalip <em>Facebook</em> dan <em>Friendster</em>?</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Sumber : Reuteurs<br />
</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/afansepti.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/afansepti.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/afansepti.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/afansepti.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/afansepti.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/afansepti.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/afansepti.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/afansepti.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/afansepti.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/afansepti.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/afansepti.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/afansepti.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/afansepti.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/afansepti.wordpress.com/9/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=afansepti.wordpress.com&amp;blog=6778703&amp;post=9&amp;subd=afansepti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://afansepti.wordpress.com/2009/04/26/muxlim-gaya-hidup-umat-muslim-dunia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/67552144da74d0042a5b60307209705e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">afansepti</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tahukah Anda Bahwa Presiden Republik Chechnya Seorang Muslim</title>
		<link>http://afansepti.wordpress.com/2009/04/26/tahukah-anda-bahwa-presiden-republik-chechnya-seorang-muslim/</link>
		<comments>http://afansepti.wordpress.com/2009/04/26/tahukah-anda-bahwa-presiden-republik-chechnya-seorang-muslim/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 26 Apr 2009 04:10:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>afansepti</dc:creator>
				<category><![CDATA[Serba Serbi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://afansepti.wordpress.com/?p=7</guid>
		<description><![CDATA[Sumber : Reuteurs<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=afansepti.wordpress.com&amp;blog=6778703&amp;post=7&amp;subd=afansepti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Ramzan Khadyrov adalah seorang presiden Republik Chechnya<span> </span>yang beragama muslim, presiden berusia 32 tahun itu bercita cita untuk menegakan syariat Islam di bumi Chechnya. Ada sesuatu yang unik di Chechnya ketika perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW, Kadyrov meminta agar semua bayi laki laki yang lahir pada tanggal 8-9 Maret 2009 di Chechnya di beri nama Muhammad. Namun Kadyrov menghimbau agar rakyatnya tak terbebani dengan keinginannya itu. Saat menggelar konferensi pers di Grozny beberapa waktu lalu Kadyrov mengatakan bahwa ia akan memberikan bantuan sebesar<span> </span>US$ 1400 kepada orang tua bayi tersebut.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Bersamaan dengan kebijaksanaan ini, yayasan keluarga Kadyrov, Ahmad Kadyrov Sosial Fund membagikan bantuan terhadap kaum dhuafa. Bantuan berupa 10 ribu kantong gula dan terigu diberikan di masing masing kota di Chechnya dan 10 ribu keluarga berpenghasilan rendah mendapat bantuan uang tunai US$ 140. Kadyrov mengatakan bahwa perayaan Maulid Nabi akan terus diadakan tiap tahunnya dan akan lebih meriah dari tahun ketahun.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Walau begitu masih banyak kebijakan kebijakan dari Kadyrov yaqng berbau kontroversial, seperti halnya menganjurkan<span> </span>agar kaum laki laki Chechnya mempunyai istri lebih dari satu. Kadyrov juga meminta agar seluruh pegawai wanitanya wajib mengenakan jilbab. Sejak mengincar kursi kepresidenan, Kadyrov memang berniat<span> </span>menegakkan syariat Islam dan memperkuat<span> </span>nilai nilai tradisional Chechnya. Sebagian pengamat politik mengatakan bahwa langkah Kadyrov ini bertujuan agar pemberontak Chechnya dan saingannya tidak bisa menuduhnya bukan muslim sejati. Langkah ini mendapat dukungan penuh dari<span> </span>Kremlin, karena menurut Kremlin langkah yang dilakukan oleh Kadyrov ini merupakan cara mujarab untuk meredam tingkat kekerasan yang ada di Chechnya. Dan faktanya membuktikan bahwa dalam dua tahun terakhir ini angka kekerasan di Chechnya menurun.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/afansepti.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/afansepti.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/afansepti.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/afansepti.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/afansepti.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/afansepti.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/afansepti.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/afansepti.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/afansepti.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/afansepti.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/afansepti.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/afansepti.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/afansepti.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/afansepti.wordpress.com/7/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=afansepti.wordpress.com&amp;blog=6778703&amp;post=7&amp;subd=afansepti&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://afansepti.wordpress.com/2009/04/26/tahukah-anda-bahwa-presiden-republik-chechnya-seorang-muslim/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/67552144da74d0042a5b60307209705e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">afansepti</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
